Dari Toko Fisik ke Toko Digital: Peran Marketplace dalam Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM

                                    Sumber: NotificationX

By: Fathul Ihsan_245211213 

           
Teknologi digital telah berkembang seiring berkembangnya zaman juga. Hal ini telah membawa perubahan yang besar dari cara masyarakat melakukan aktivitas ekonomi. Apabila pada zaman dahulu masyarakat melakukan kegiatan jual beli secara langsung, saat ini kegiatan tersebut mulai beralih ke platform digital. Platform marketplace digital hadir sebagai salah satu bentuk dari digitalisasi ekonomi serta terbukti memudahkan para penjual dan pembeli dalam melakukan aktivitas transaksi tanpa harus bertemu secara langsung. Para pelaku UMKM yang ingin tumbuh dan juga berkembang di era digital sekarang maka harus mampu untuk beradaptasi terhadap kemajuan teknologi. UMKM adalah salah satu sektor usaha dalam pertumbuhann ekonomi yang harus dikembangkan lebih lanjut.

            Menurut Agmalia (2021), peningkatan daya saing usaha mikro merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun perekonomian nasional. Hal tersebut meliputi peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi nasional dengan diwujudkannya penggunaan teknologi informasi untuk kepentingan transformasi bisnis, ketepatan dan efisiensi pertukaran informasi, dan memperluas jaringan pemasaran. Upaya yang dapat dilakukan adalah penggunaan teknologi informasi untuk media pengembangan usaha. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tersebut adalah dengan melalui penggunaan marketplace sebagai sarana pemasaran dan penjualan produk secara online. Penggunaan marketplace ini tidak hanya sekedar memindahkan aktivitas jual beli dari offline ke online saja, tetapi juga mengubah pola interaksi antara penjual dan pembeli secara lebih luas.

        Marketplace memiliki peran yang strategis dalam upaya membantu mendorong peningkatan daya saing UMKM di Indonesia. Terdapat tiga program utama yang dapat dilakukan untuk memperkuat daya saing produk UMKM, yaitu peningkatan kualitas produk, perbaikan pelabelan dan pengemasan, serta variasi strategi pemasaran. Media pemasaran sebelumnya yang dimiliki oleh UMKM yang ada di Indonesia masih bersifat konvensional dengan dilakukan secara offline, sehingga pertumbuhan pasarnya juga cenderung sangat lambat. Untuk itu, marketplace hadir dengan memberikan peluang kepada UMKM mendistribusikan produknya ke seluruh penjuru Indonesia bahkan ke luar negeri tanpa perlu membuka toko secara fisik di lokasi yang berbeda.  

Peran Marketplace dalam Meningkatkan Daya Saing

            Marketplace membuat platform jual beli yang mendukung transaksi jual beli antara penjual ke konsumen secara lebih efisien. Salah satu keunggulan utama marketplace adalah kemampuannya dalam memperluas jangkauan pasar. Apabila sebelumnya hanya menjangkau konsumen di wilayah tertenntu saja, sekarang melalui marketplace mereka dapat menjual produk ke berbagai daerah bahkan hingga ke luar negeri atau pasar internasional.

            Selain sebagai sarana pemasaran, marketplace juga berperan sebagai ekosistem bisnis digital yang terintegrasi. Marketplace tidak hanya menjadi platform jualan semata, namun juga menyediakan layanan pendukung lainnya seperti transaksi digital, pengalaman berbelanja yang beragam, dan kerja sama antara penjual dengan jasa-jasa logistik. Adanya kerja sama ini diharapkan para UMKM dapat mengelola operasional bisnisnya dengan lebih efisien dan profesional. Marketplace juga berperan dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan konsumen dengan fitur ulasan dan rating. Fitur-fitur ini memungkinkan konsumen untuk menilai kualitas produk dan layanan yang diberikan oleh penjual di marketplace. UMKM yang mampu menjaga kualitas akan mendapatkan reputasi yang baik dan dipercaya dari para konsumen.

            Tidak hanya itu, marketplace juga membuka akses yang luas terhadap data pasar. Para pelaku UMKM dapat melihat tren penjualan, preferensi konsumen, dan performa produk milik mereka sendiri. Data-data tersebut sangat berharga untuk pengambilan keputusan produsen seperti strategi menentukan harga, strategi promosi, maupun strategi pengembangan produk. Selain itu, Marketplace juga berperan untuk membuka jalan peluang kolaborasi dan kemitraan. Para pelaku UMKM dapat bekerja sama dengan para pelau usaha lain, supplier, dan para influencer untuk memperluas jangkauan pasar produk sendiri. Upaya kolaborasi ini menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing produk di era digital.

            Melihat berbagai peran yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa transformasi dari toko fisik ke toko digital melalui pemanfaatan marketplace merupakan langkah penting bagi UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi di era digital. Marketplace tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai ekosistem bisnis yang mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta menyediakan akses terhadap data dan informasi yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Dengan adanya fitur seperti sistem pembayaran digital, layanan logistik, serta ulasan dan rating, marketplace turut mendorong peningkatan kualitas produk dan pelayanan UMKM. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital, kreativitas, serta kesiapan sumber daya manusia agar UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.

Referensi

Agmalia, R. (2021). Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Perkembangan UMKM dan Digitalisasi di Indonesia.

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2020). Management Information Systems: Managing the Digital Firm. Pearson.

OECD. (2021). The Digital Transformation of SMEs. OECD Publishing.

Statista. (2023). E-commerce in Indonesia: Market Data and Trends.

McKinsey & Company. (2022). The Future of Digital Commerce in Southeast Asia.

 

                                    



KEKUATAN TESTIMONI DAN RATING PRODUK DALAM MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN ONLINE

 By: Bayasit Sesmik Rohan Wibowo (245211240)


    Perkembangan teknologi informasi dan internet dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam kegitan jual beli. Jika sebelumnya transaksi langsung di toko atau pasar, saat ini masyarakat dapat melakukan pembelian melalui berbagai platform digital atau e-commerce. Perubahan ini membuat proses belanja menjadi lebih mudah dan praktis karena konsumen dapat membeli produk kapan saja dan dari mana saja. Namun, belanja secara online memiliki keterbatasan konsumen tidak dapat melihat atau mencoba produk secara langsung sebelum membelinya. Kondisi ini membuat calon pembeli membutuhkan informasi lebih untuk memastikan apakah barang tersebut kualitasnya bagus atau tidak agar lebih yakin terhadap produk yang akan dibeli. Salah satu sumber informasi yang paling sering digunakan adalah testimoni digital dan rating produk dari konsumen lain yang sudah membeli terlebih dahulu dan sudah menggunakan produk tersebut. 

    Testimoni digital atau ulasan pelanggan merupakan pengalaman yang dibagikan oleh konsumen setelah menggunakan suatu produk atau layanan. Biasanya, ulasan ini dapat ditemukan pada halaman produk diberbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau Lazada. Melalui ulasan tersebut, calon pembeli dapat mengetahui bagaimana kulaitas produk, kondisi barang saat diterima, hingga pengalaman pelayanan dari penjual. Adanya ulasan pelanggan sangat penting karena informasi yang diberikan cenderung lebih objektif dibandingkan promosi yang dibuat oleh penjual. Testimoni yang dilengkapi dengan foto atau video asli dari pembeli juga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi produk sebenarnya. Promosi biasanya hanya menampilkan kelebihan produk, sementara ulasan dari konsumen sering kali menyampaikan kekurangan yang mereka rasakan. Ulasan pelanggan secara online dapat memberikan pengaruh positif terhadap tingkat kepercayaan konsumen serta memengaruhi keputusan pembelian pada platform e-commerce. 

    Selain ulasan, rating produk juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan calon pembeli. Rating biasanya ditampilkan dalam bentuk skor atau bintang yang menunjukkan tingkat kepuasan konsumen terhadap suatu produk. Semakin tinggi jumlah bintang yang diberikan, biasanya semakin baik pula penilaian konsumen terhadap produk tersebut. Bagi calon pembeli, rating memberikan gambaran singkat mengenai kualitas produk tanpa harus membaca seluruh ulasan secara detail. Produk dengan rating tinggi umumnya dianggap lebih terpercaya dan memiliki kualitas yang baik. Rating produk memiliki pengaruh terhadap niat pembelian konsumen pada platform e-commerce seperti Tokopedia. 

       Rating juga memudahkan kosumen untuk membandingkan berbagai pilihan produk yang tersedia di marketplace. Ketika terdapat banyak produk dengan fungsi yang sama, konsumen biasanya akan memilih produk dengan rating yang lebih tinggi karena dianggap lebih aman dan sudah terbukti memuaskan pembeli. Ulasan dan rating konsumen memiliki hubungan dengan minat beli konsumen yang dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan. Artinya, ketika konsumen merasa percaya pada suatu produk berdasarkann ulasan dan penilaian yang ada, maka kemungkinan mereka untuk melakukan pembelian semakin besar. 

    Walaupun mempunyai banyak manfaat, penggunaan testimoni digital juga membawa tantangan bagi para pelaku usaha. Konsumen saat ini semakin selektif dan mampu membedakan ulasan yang terlihat asli dengan ulasan yang terkesan dibuat-buat. Jika sebuah produk hanya memiliki komentar yang terlalu sempurna tanpa kritik sama sekali, justu hal ini dapat menimbulkan kecurigaan. Oleh karena itu, platform e-commerce perlu memiliki sistem yang mampu memverifikasi keaslian ulasan pelanggan. Dengan adanya sistem tersebut, informasi yang ditampilkan dapat lebih dipercaya sehingga konsumen merasa lebih aman dalam melakukan pembelian atau transaksi secara online. 

    Secara keseluruhan, testimoni digital dan rating produk memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kepercayaan konsumen di era perdagangan digital. Ulasan pelanggan membantu memberikan gambaran mengenai pengalaman nyata dalam menggunakan produk, sementara rating memudahkan kosumen dalam menilai kualitas produk secara cepat. Rating dan ulasan pelanggan menjadi faktor penting yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada marketplace. Informasi dari ulasan pelanggan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk. Oleh karena itu, pelaku bisnis online perlu menjaga kualitas produk yag dijual serta mendorong pelanggan untuk memberikan ulasan yang jujur. Hal ini penting karena ulasan dari pelanggan dapat membangun loyalitas konsumen. 


Referensi 

Jumawan, Edy Soesanto. 2024. “Pengaruh Online Consumer Review dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Di Marketplace Shopee.” 3(6):2854–62.

Kurnia Novalita Rahmawati, Sukaris. 2024. “Pengaruh Online Customer Review, Customer Experience Dan Trust Terhadap Keputusan Beli Ulang.” 10–12. doi: 10.35134/ekobistek.v13i4.856.

Lailih, Soviatun, Komarun Zaman, and Nur Hidayah. 2025. “Pengaruh Rating Dan Online Customer Review Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Pada Aplikasi Marketplace Shopee Di Surabaya.” 4.

Meyrli, Kesya, Namora Sitorus, and Zulkairnain Siregar. n.d. “Konsumen Terhadap Minat Beli Produk The Originote Di Shopee Pada Mahasiswa Prodi Manajemen Unimed.”

Milana Agustin Dwi Listia, Feti Fatimah, Ahmad Izzuddin. 2025. “Analisis Pengaruh Online Customer Review , Online Customer Rating , Dan Customer Trust Terhadap Purchase Intention Produk Fashion Pada E-Commerce Tokopedia.” 5(1):78–93.

Efektivitas Iklan Online Dalam Mendukung Pemasaran Dan Penjualan Produk UMKM

 Aji khoirurrozikin (245211234)

Seiring berkembangnya teknologi dan internet membawa dampak besar untuk memasarkan atau penjualan produk. Yang pada awalnya kita melihat iklan hanya di televisi sekarang tersebar di seluruh platform media digital seperti Tik tok, Instagram, You tube, facebook dan lain lain. Sehingga saat ini strategi pemasaran lebih banyak yang menggunakan iklan secara online, Iklan online Adalah sebuah platform digital yang di gunakan untuk mempromosikan produk atau Perusahaan dengan cara memanfaatkan platform digital seperti website, media sosial, atau aplikasi digital lainya. Dengan bentuk yang beragam seperti poster, Vidio promosi dan lainya Perusahaan dapat menyampaikan produk mereka di media sosial sehingga mudah di jangkau oleh konsumen dengan lebih luas dan cepat sehingga sangat efektif di gunakan di era sekarang ini.

Penggunaan iklan online juga semakin bertambah seiring banyaknya pengguna media sosial di seluruh dunia, pengguna internet juga bertambah seiring berjalan nya waktu salah satu nya di Indonesia kebanyakan menggunakan media sosial untuk menjual produk-produk mereka dengan konten-konten yang menarik bagi pembeli. Tujuannya Adalah untuk mempromosikan, menawarkan, memperkenalkan suatu produk atau jasa untuk konsumen. banyak sekali Perusahaan maupun usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) mulai banyak yang memanfaatkan platform digital. Iklan online juga memiliki jangkauan yang luas, Salah satu kelebihan iklan online mampu menjangkau banyak konsumen dalam waktu singkat. Iklan online menunjukan bahwa promosi melalui media sosial sangat berpengaruh terhadap UMKM di Indonesia, mereka sangat memanfaatkan teknologi di era sekarang dalam kegiatan memasarkan produk mereka. Selain itu iklan online juga lebih murah biaya nya dari pada me ngiklan kan di televisi atau media cetak lainya sehingga banyak UMKM yang menggunakan iklan online tersebut.

Meskipun kelebihan iklan online sangat banyak, iklan online juga memiliki banyak sekali tantangan. Salah satu nya yaitu banyaknya persaingan di media sosial, banyak sekali Perusahaan-perusahaan yang ikut menggunakan media tersebut sehingga untuk UMKM yang baru memulai perjalanan nya kurang tersorot di media sosial. Mereka kalah dengan Perusahaan yang lebih besar, oleh karena itu UMKM harus memiliki ide dan inovasi yang kreatif untuk mengembangkan konten-konten mereka. Sehingga konsumen tertarik untuk membeli dagangan atau produk yang di tawarkan oleh penjual. Kemudian dengan banyak nya iklan yang sama konsep terkadang membuat konsumen bosan dan mengabaikan iklan yang sama di waktu yang bersamaan.

Dengan adanya iklan online konsumen juga mengalami masalah kepercayaan terhadap produk yang di iklankan, terkadang produk yang ada di iklan tidak sesuai dengan aslinya contoh nya seperti di poster atau iklan produk terlihat banyak dalam satu porsi aslinya tidak sebanyak yang di iklan, kemudian bentuk nya yang terkadang lebih kecil dari bentuk yang terdapat pada iklan, oleh karena itu konsumen juga merasa tertipu dengan adanya iklan online. Sebaiknya Perusahaan atau UMKM harus membangun Kembali kepercayaan konsumen terhadap produk-produk yang ingin di jual dengan cara memberikan informasi yang jelas, jujur, dan sesuai dengan produk yang terdapat di iklan maupun yang di jualkan.

 Sebagai konsumen kita juga harus ber hati-hati dalam membeli produk apa lagi kalau hanya melihat dari iklan online. Terkadang memang kurang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jika di bandingkan dengan iklan konvensional seperti Televisi, baliho, atau Radio iklan konvensional juga terdapat kendala seperti biaya nya yang mungkin lebih besar dari pada iklan online. Walaupun media konvensional juga menjangkau lebih banyak orang terkadang susah Perusahaan untuk menargetkan penjualnya berdasarkan Lokasi, usia atau lainya. Kemudian untuk UMKM iklan konvensional juga kurang efektif di era digital ini, karena ada media sosial yang lebih mudah dan terjangkau di banding konvensional. Untuk biaya iklan online juga lebih murah di banding kan dengan konvensional mungkin hanya beli internet untuk upload konten, paling terkadang terkendala sinyal untuk upload. Hingga saat ini UMKM lebih banyak yang menggunakan iklan online dengan memanfaatkan media sosial mereka terutama di Indonesia, Menurut data Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terdapat sekitar 30,18 juta unit UMKM yang tercatat di Indonesia sampai 31 Desember 2024.

 Banyak juga UMKM yang sukses dengan omset yang besar. Hal ini menunjukan bahwa UMKM di Indonesia mampu memanfaatkan media digital dalam kegiatan memasarkan atau memperkenalkan produk mereka. Selain itu media digital juga membawa perubahan besar bagi Masyarakat dalam menjalankan UMKM. Dengan strategi yang tepat konten-konten mampu membawa perubahan yang besar terhadap Perusahaan dan UMKM di Indonesia. Pelaku UMKM juga harus lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial dalam memasarkan produk mereka agar konsumen tertarik untuk membeli nya.


Transformasi Digital UMKM

 TRANSFORMASI DIGITAL UMKM MELALUI PLATFORM EKONOMI; STUDI PADA GOJEK DAN GRAB


 Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam perekonomian Indonesia. Keberadaan UMKM berperan besar dalam menciptakan lapamgan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat,serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Banyak masyarakat yang menggantungkan sumber kehidupan mereka pada sector ini, baik sebagai pemilik maupun sebagai tenaga kerja. Namun seiring perkembangan teknologi, inforrmasi dan komunikasi, pelaku UMKM menghadapi tantangan baru untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pola bisnis yang semakin digital.

 Tranformasi digitalmenjadi salah satu langkah penting yang dapat dilakukan oleh UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di era modern. Transformasi digital tidak hanya berarti memanfaatkan teknologi dalam kegiatan usaha, tetapi juga mencakup perubahan berpikir dan strategi bisnis dengan menggunakan system digital. Dengan memanfaatkan teknologi digital, UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepa konsumen.

 Dalam konteks ini, platform ekonomi digital menjadi salah satu sarana yang sangat membantu proses transformasi digital UMKM. Platform digital memungkinkan pelaku usaha untuk memasarkan produk, melakukan transaksi, serta mengatur distribusi barang secara lebih praktis. Kehadiran platform digital menghadirkan peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Peran platform digital dalam pengembangan UMKM 

 Perkembangan platform ekonomi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara pelaku usaha menjalankan bisnis mereka. Platform digital tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, tetapi juga sebagai ekosistem yang menghubungkan pelaku usaha dengan konsumen, penyedia pelayanan logistik, serta system pembayaran digital.

Salah satu contoh platform yang berperan dalam mendukug perkembangan UMKM di Indonesia adalah Gojek dan Grab. Kedua perusahaan digital ini menyediakan berbagai layanan berbasis aplikasi yang memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam kegiatan ekonomi. Melalui platform tersebut, pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk mereka secara lebih luas dan efisien.

Platform seperti Gojek dan Grab juga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Dengan satu aplikasi, pelaku umkm dapat menjangkau konsumen, menerima pesanan, memproses pembayaran, hingga mengatur pengiriman produk. Hal ini tentu memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang sebelumnya hanya mengandalkan metode penjualan secara konvensional.

Pemanfaatan Layanan Gojek dan Grab oleh UMKM

 Salah satu bentuk pemanfaatan platform digital oleh UMKM dapat dilihat melalui layanan pesan antar makanan yang disediakan oleh kedua platform tersebut. Layan seperti GoFood dan GrabFood memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM,khusus nya di bidang kuliner, untuk memasarkan produk mereka secara online. Melalui layanan ini, konsumen dapat dengan mudah mencari berbagai jenis makanan atau minuman yang tersedia di sekitar mereka dan melakukan pemesanan melalui aplikasi.

 Dengan adanya layanan tersebut, pelaku UMKM tidak lagi sepenuhnnya bergantung pada lokasi usaha atau pelanggan yang dating langsung ketempat usaha. Produk yang mereka jual dapat ditemukan oleh konsumen melalui aplikasi, sehingga potensi pasar menjadi lebih luas. Hal ini tentu memberikan peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pelanggan.

 Selain itu, kedua platform ini juga menyediakan system pembayaran digital yang mempermudah proses transaksi. Contohnya melalui dompet digital seperti GoPay dan OVO. Sistem pembayaran digital ini memberikan kemudahan bagi konsumen dan pelaku usaha karena transaksi dapat dilakukan secar cepat dan aman tanpa harus menggunakan uang tunai. Bagi pelaku UMKM, sistem pembayaran digital juga membantu dalam pencatatan transaksi sehingga pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan dengan lebih baik.

   Di samping itu, layanan pengiriman barang seperti GoSend dan GrabExpress turut mendukung kegiatan operasional UMKM. Melalui layan ini, pelaku usaha dapat mengirimkan produk kepada konsumen dengan lebih mudah dan cepat. Integrasi antara layanan pemesanan, pembayaran, dan pengiriman dalam satu platform membuat proses bisnis menjadi lebih efisien dan praktis.

Dampak Transformasi Digital bagi UMKM

 Transformasi yang didukung oleh platform ekonomi digital memberikan berbagai dampak positif bagi perkembangan UMKM. Salah satu dampak yang paling terlihat adalah meningkatnya akses pasar bagi pelaku usaha. Melalui platform digital, produk UMKM dapat dikenal oleh konsumen di berbagai wilayah, bahkan diluar daerah tempat usaha itu berada.

 Selain itu, trannsformasi digital juga membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi operasional usaha. Dengan memanfaatkan teknologi digital, proses pemesanan, pembayaran, serta pengiriman barang dapat dilakukan secara lebih cepat dan terorganisir. Hal ini memungkinkan pelaku usaha untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen.

 Transformasi digital juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih inovatif dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan memanfaatkan platform digital, pelaku usaha dapat mempelajari tren pasar, memahami kebutuhan konsumen, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Dengan demikian, UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Kesaimpulan

 Transformasi digital merupakan salah satu langkah penting bagi UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumen masyarakat. Pemanfaatan platform ekonomi digital memberikan peluang yang besar bagi pelaku usaha untunk emengambangkan bisnis mereka secara lebih moderen dan efisien.

 Kehadiaran platform seperti Gojek dan Grab memberikan dukungan yang singnifikan bagi proses transformasi digital UMKM di Indonesia. Melalui berbagai layanan yang terintegritas, mulai dari pemasaran produk, system pembayaran digital, hingga layanan pengiriman barang, kedua platform tersebut membantu pelaku UMKM dalam memperluas pasar serta meningkatkan efisiensi operasional usaha.

 Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital melalui platform ekonomi diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia. Dengan dukungan teknologi dan inovasi yang terus berkembang, UMKM memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat perekonomian nasional di era digital.

TRANSFORMASI DIGITAL SEBAGAI KUNCI KEBERHASILAN BISNIS DI ERA INDUSTRI 4.0

 By: Muhammad Farhan Hamdi

Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam berbgai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam dunia bisnis. Revolusi industri 4.0 ditandai dengan inteergrasi teknologi digital seperti internet of Things (IoT), artificial intelligence (AI), big data, dan komputasi awan yang mengubah cara perusahaan beroperasi dan berinteraksi dengan pelangagan. Dalam kondisi tersebut, transformasi digital menjadi strategi pentiing bagi organisasi untuk tetap relevan dan kompetitif di tengah persaingaan global yang semakin dekat.

Tranformasi digital tidak hanya berarti penggunaan teknologi baru tetapi juga melibatkan perubahaan mendasar pada model bisnis, budaya organisai,serta proses operasional perusahaan. Dengan menerapkan teknologi digital, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Di era digital saat ini, konsmen memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi dan berbagai pilihan produk dan layanan. Hal ini membuat perusahaan dan perilaku konsumen. Oleh karna itu, transformasi digital menjadi kunci keberhasilan bisnis dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0

Pembahasan

Pengerti transformasi digital

Transformasi digital merupakan proses penerapan teknologi digital dalam berbagai aspek operasional organisasi dengan tujuan meningkatkatkan edisiensi, produktifitas dan daya saung perusahaan. Tranformasi ini mencakup perubahan dalam sistem manajemen ,proses bisnis, serta modal bisnis yang sebelumnya bersifat konveksional menjadi berbasis digital.

Selain itu, tramsformasi digital juga melibatkan integrasi teknologi seperti IoT, big data analytics, artificial intelligence dan cloud comupting yang memungkinkan perusahaan mengelola perusahaan data secara efektif serta mengambil keputusan bisnis secara lebih cepat dan akurat. Dengan adanya transformasi digital, perusahaan dapat mengoptimalkan proses operasional, meningkatkan produktifis karyawan, serta mengembangkan inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Karateristik Era Industri 4.0

Era industri 4.0 ditandai dengan penggunaan teknologi digital secara luas dalam berbagai sektor industri. Teknologi seperti IoT, AI, big data, dan otomatisasi memungkinkan perusahaan untuk menghubungkan berbagai sistem produksi dan manajemen secara real-time, hal ini menciptakan sistem kerja yang lebih efisien dan fleksibel.

Selain itu, era industri 4.0 juga mendorong perubahan dalam model bisnis perusahaan. Banyak perusahaan yang beralih dari model bisnis tradisional menjadi model bisnis digital yang memanfaatkan platform online, e-commerce dan layanan berbasis data. Transformasi ini memungkinkan perusahaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan daya saing ditingkat global.

Dengan adanya perkembangan teknologi tersebut, perusahaan dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi agar mempu bertahan dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis.

Peran Transformasi Digital dalam Keberhasilan Bisnis

Transformasi digital memiliki peran dalam meningkatkan keberhasilan bisnis di era 4.0 salah satunya manfaat utama transformasi digital adalah peningkatan efisiensi operasional perusahaan. Melalui penggunaan teknologi digital, perusahaan dapat mengotomatisasi berbagai proses kerja sehingga dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas.

Selain itu, tranformasi digital juga memungkinkan perusahan untuk meningkatkan kualitas pelayan kepada pelanggan. Dengan memanfaatkan teknologi digital sperti aplikasi mobile, media sosial, dan platform e-commerce, perushaan dapat berinterkasi dengan pelaggan serta memperkuat loyalitas konsumen terhadap produk atau layana perusahaan.

Tranformasi digital juga membantu perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis yang akurat. Dengan memanfaatkan teknologi analisi data, perusahaan dapat mengumpukkan dan menganalisis informasi secara lebih mendalam sehingga dapat menentukan strategi bisnis yang lebih tepat. Selain itu, digitalisasi juga membuka peluang bisnis bagi perusahaan untuk menciptakan inovasi baru dalam produk dan layanan. Contohnya, banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial sebagai sarana pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.

Dengan demikian, tranformasi digital tidak hannya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membantu perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi pelanggan serta meningkatkan daya saing dipasar global.

Tantangan dalam Transformasi Digital

Meskipun memiliki banyak manfaat,tranformasi digital juga menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya. Salah satu tantangan utama Adalah kurangnya sumber daya manusia yang memiliki keterampilan digital yang memadai. Banyak organisasi masih mengalami kesulitan dalam menyesuaikan kemampuan karyawan dengan perkembangan teknologi yang cepat.

Selain itu, transformasi digital juga memerlukan inovasi yang cukup besar dalam pengadaan infrastruktur teknologi serta pengembangan system digital. Hal ini sering menjadi hambatan bagi perusahan, terutama bagi usaha kecil dan menegah yang memiliki keterbatasan sumber daya.

Perubahan budaya organisasi juga menjadi hambatan dalam proses transformasi digital. Banyak karyawan yang masih merasa sulit beradaptasi dengan system kerja bebasis teknologi sehingga diperlukan strategi manajemen perubahan yang efketif agar transformasi digital dapar berjalan dengan sukses.

Penutup

Transformasi digital merupakan salah satu factor penting yang menentukan keberhasilan bisnis di era industry 4.0 dengan memanfaatkan teknologi digital, Perusahaan dapat meningkatkan efesiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Selain itu, transformasi digital juga memungkinkan Perusahaan untuk mengambil Keputusan bisnis secara lebih cepat dan berbasis data.

Namun demikian, implenmentasi tranformasi digital juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, biaya investasi teknologi yang tinggi, serta perubahan budaya organisasi. Oleh karena itu, Perusahaan perlu memiliki strategi yang tepat dalam mengimplementasikan transformasi digital agar dapat memperoleh manfaat secara optimal.

Dengan demikian kesiapan teknologi, sumber daya masusia yang kompeten, serta dukungan inovasi yang erkelanjutan, transformasi digital dapat menjadi kunci utama bagi Perusahaan untuk mencapai keberhasilan dan keberlanjutan bisnis di era industi 4.0

Daftar pustaka

Ginting, H. S. (2026). Kajian Pustaka tentang Peran Transformasi Digital dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBI), 1(01), 10-13.

Putri, N. A., & Susanti, E. D. (2025). Transformasi Digital sebagai Strategi Inovasi Produk dan Layanan pada UMKM Di Era Industri 4.0. Jurnal Sinabis, 1(1), 261-270.

Wijaya, A. C., & Andarini, S. (2024). Pentingnya Digitalisasi dalam Upaya Mendukung Pengembangan Bisnis.

Wijaya, A. C., & Andarini, S. (2025). Pentingnya Digitalisasi dalam Upaya Mendukung Pengembangan Bisnis. Jurnal Sinabis, 1(5), 1280-1285.

Swain, P. C., Mishra, S., Nandini, G., & Das, S. S. (2024). Analysing Corporate Social Responsibility Literature: Tracking Evolution and Embracing Technological Innovation for Future Opportunities. Grenze International Journal of Engineering & Technology (GIJET), 10.

Sulianta, F. (2024). Manajemen Perusahaan Industri. Feri Sulianta.

Rijali, F. A., & Rusdianto, R. Y. (2025). Digitalisasi Bisnis: Pemanfaatan Teknologi Digital sebagai Upaya Pengembangan Bisnis di Era Transformasi Digital. Jurnal Sinabis, 1(5), 1312-1318.

Nafisah, D., & Nirawati, L. (2025). Digitalisasi: Konsep Transformasi Bisnis di Era Digital. Jurnal Sinabis, 1(4), 990-997.

Nafisah, D., & Nirawati, L. (2025). Digitalisasi: Konsep Transformasi Bisnis di Era Digital. Jurnal Sinabis, 1(4), 990-997.

Apakah Desain User Interface Selalu Memudahkan? Pentingnya Desain User Interface yang Sederhana dalam Aplikasi Modern

Apakah Desain User Interface Selalu Memudahkan? Pentingnya Desain User Interface yang Sederhana dalam Aplikasi Modern

Perkembangan teknologi digital dalam beberapa decade terakhir telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Saat ini, banyak aktivitas sehari -hari tidak dapat dilepaskan dari penggunaan teknologi. Berbagai kebutuhan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi digital yang dapat diakses melalui perangkat

seperti smartphone. Kemudahan akses ini membuat masyarakat semakin terbiasa

berinteraksi dengan berbagai system digital.


Dalam kondisi tersebut, desain UI (User Interface) menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan aplikasi. UI merupakan tampilan yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan system di dalam aplikasi. Melalui desain UI yang baik, pengguna dapat memahami cara kerja aplikasi dengan lebih mudah dan cepat, tanpa mengalami kesulitan.


Namun tidak semua aplikasi memiliki desain UI yang efektif. Beberapa aplikasi justru memiliki tampilan yang rumit dan navigasi yang kurang jelas sehingga membuat pengguna merasa bingung dan kurang nyaman saat menggunakannya. Oleh karena itu, desain UI tidak hanya harus menarik secara visual, tetapi harus sederhana, jelas, dan mudah untuk digunakan agar dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lebih efektif dan efisien.


UI merupakan tampilan yang memungkinkan pengguna berinteraksi secara langsung dengan sebuah system atau aplikasi digital. UI mencakup berbagai elemen visual seperti tombol, ikon, menu, typografi, warna, serta tata letak yang dirancang untuk membantu pengguna memahami dan menggunakan fitur-fitur yang tersedia dalam suatu aplikasi. Dengan kata lain, UI menjadi bagian yang pertama kali dilihat

pengguna dan digunakan oleh pengguna secara tidak langsung ketika mengakses sebuah system digital.


Dalam sebuah aplikasi, UI berfungsi sebagai penghubung antara pengguna dengan system yang ada di dalamnya. Melalui UI inilah pengguna dapat memberikan perintah, mangakses informasi, serta menjalankan beberapa fungsi aplikais itu sendiri.

Tanpa adanya UI yang jelas dan terstruktur, pengguna akan kebingungan dan kesulitanmemahami cara kerja aplikasi tersebut. Oleh karena itu, desain UI harus dirancang

sedemikian rupa agar mampu memudahkan interaksi antara manusia dan teknologi.

Selain itu, UI juga memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman

pengguna yang efektif dan nyaman. Desain UI yang sederhana dan baik dapat

membantu pengguna memahami fungsi aplikasi dengan cepat, mengurangi

kemungkinan kesalahan dalam penggunaan, serta membuat proses interaksi menjadi

efisien.


Dalam pengembangan aplikasi digital, kesederhanaan dalam desain UI menjadi salah satu prinsip penting yang perlu di perhatikan. Dessain UI yang sederhana memiliki berbagai manfaat bagi pengguna. Salah satu manfaat utamanya adalah memudahkan navigasi di dalam aplikasi. Ketika menu dan fitur disusun secara jelas dan terstruktur, pengguna dapat dengan cepat menemukan fungsi yang mereka butuhkan tanpa harus mencari terlalu lama. Selain itu, kesederhanaan desain juga dapat

mempercepat pemahaman pengguna terhadap fungsi setiap fitur dengan lebih cepat.

Selain memudahkan penggunaan, UI yang sederhana dapat meningkatkan kenyamanan

pengguna saat berinteraksi dengan aplikasi. Tampilan yang sederhana dan tertata

dengan baik dapat menciptakan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman dan

menyenangkan.


Untuk mewujudkan desain UI yang sederhana dan efektif, terdapat beberapa

prinsip dasar yang perlu diperhatikan. Pertama, konsistensi desain, yaitu penggunaan

elemen visual yang seragam pada setiap bagian aplikasi sehingga pengguna dapat

dengan mudah mengenali pola penggunaan. Kedua, tampilan yang tidak berlebihan,

yaitu fokus pada fungsi utama aplikasi. Ketiga, nevigasi yang jelas, sehingga pengguna

dapat dengan mudah mengenali pola penggunaan. Dengan prinsip tersebut, desain UI

dapat membantu menciptakan pengalaman penggunaan yang lebih efektif dan efisien.

Desain UI memiliki hubungan yang erat dengan UX (User Experience) karena tampilan antarmuka menjadi bagian utama yang berinteraksi langsung dengan pengguna. UI yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan kepuasan pengguna, mempermudah penggunaan aplikasi, serta membuat pengguna lebih nyaman dan

cenderung terus menggunakan aplikasi tersebut. Sebaliknya, desain UI yang kurang baik dapat menimbulkan kebingungan dan ketidaknyamanan sehingga pengguna berpotensi meninggalkan aplikasi.


Desain UI tidak selalu memudahkan pengguna jika tidak dirancang dengan baik. Oleh karena itu, kesederhanaan dalam desain UI menjadi factor penting agar aplikasi mudah digunakan dan dipahami oleh berbagai pengguna. Pengembangan aplikasi sebaiknya lebih memperhatikan prinsip kesederhanaan dan kemudahan penggunaan dalam merancang UI, serta lebih berfokus pada kebutuhan pengguna daripada hanya pada tampilan visual.




Perkembangan Teknologi Informasi dan Bisnis dalam Era Digital

Perkembangan Teknologi Informasi dan Bisnis dalam Era Digital

Oleh: Rizky Gusti Arya Ramanda Putra


Perkembangan teknologi informasi dalam beberapa dekade terakhir membawa

perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia bisnis. Perubahan tersebut dapat dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas yang dahulu mengharuskan seseorang datang langsung ke toko untuk membeli barang kini dapat dilakukan hanya melalui perangkat smartphone. Proses memilih produk, melakukan pembayaran, hingga pengiriman barang dapat diselesaikan melalui aplikasi digital dalam waktu yang relatif singkat. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi, khususnya internet dan perangkat digital, telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi sekaligus menjalankan aktivitas bisnis.


Teknologi informasi dapat dipahami sebagai teknologi yang digunakan untuk

mengolah, menyimpan, serta menyebarkan informasi dengan bantuan perangkat elektronik

seperti komputer, smartphone, dan jaringan internet. Pemanfaatan teknologi tersebut

memberikan dampak besar terhadap aktivitas bisnis modern. Kegiatan operasional perusahaan

seperti komunikasi dengan pelanggan, pengelolaan data penjualan, hingga perencanaan strategi pemasaran dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Pemanfaatan data digital juga

membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen secara lebih akurat sehingga keputusan bisnis dapat diambil secara lebih tepat dan terarah.


Perkembangan teknologi informasi juga mendorong lahirnya konsep bisnis digital.

Bisnis digital merupakan kegiatan usaha yang memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana

utama dalam menjalankan aktivitas bisnis. Pertumbuhan bisnis digital di Indonesia dapat

dilihat dari meningkatnya penggunaan platform marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan

Lazada. Kehadiran platform tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk

melakukan transaksi jual beli secara online. Kesempatan untuk menjadi penjual terbuka luas

bagi siapa saja, termasuk bagi pelaku usaha kecil yang sebelumnya hanya menjalankan usaha

secara sederhana dari rumah.


Perubahan pola bisnis juga terlihat dari munculnya berbagai layanan berbasis teknologi

digital. Layanan transportasi online, sistem pembayaran digital, serta pemasaran melalui media sosial menjadi bagian dari perkembangan tersebut. Banyak pelaku usaha memanfaatkan

platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Konten promosi dalam bentuk foto, video, maupun ulasan pelanggan mampu menarik perhatian konsumen secara lebih efektif. Strategi pemasaran digital tersebut dinilai lebih efisien karena mampu menjangkau konsumen yang lebih luas dengan biaya promosi yang relatif lebih rendah dibandingkan metode pemasaran konvensional.


Perkembangan teknologi informasi membuka peluang besar bagi usaha mikro, kecil,

dan menengah (UMKM). Akses terhadap teknologi digital memungkinkan pelaku UMKM

memperluas pasar serta meningkatkan daya saing usaha. Seorang pelaku usaha makanan

rumahan, misalnya, kini dapat memasarkan produknya melalui marketplace maupun aplikasi

layanan pesan antar makanan. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar

berpotensi dikenal oleh konsumen dari berbagai wilayah. Kesempatan tersebut memberikan

ruang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membuka toko fisik. 


Perubahan yang terjadi dalam dunia bisnis juga menghadirkan tantangan baru bagi para

pelaku usaha. Persaingan bisnis menjadi semakin luas karena internet memungkinkan pelaku usaha dari berbagai daerah bahkan negara menawarkan produk pada pasar yang sama.

Perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat menuntut pelaku usaha untuk terus

belajar serta menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Kemampuan memanfaatkan teknologi digital serta menghadirkan inovasi dalam kegiatan bisnis menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan usaha pada era digital.


Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perubahan pola bisnis di era modern. Kemudahan transaksi, kecepatan akses informasi, serta luasnya jangkauan pasar menjadi keuntungan utama yang ditawarkan oleh teknologi digital. Pelaku usaha memperoleh peluang yang lebih besar untuk mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing. Mahasiswa yang akan terjun ke dunia usaha pada masa depan perlu memahami serta memanfaatkan teknologi informasi secara bijak agar mampu menghadapi dinamika bisnis digital yang terus berkembang.



Strategi Pemasaran Digital dalam Pengembangan Bisnis Modern

Strategi Pemasaran Digital dalam Pengembangan Bisnis Modern

Oleh: Karisma Dewi Kayangan


Perkembangan teknologi dan internet saat ini benar-benar mengubah cara pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya, terutama dalam hal pemasaran. Jika sebelumnya promosi produk atau jasa lebih banyak dilakukan secara langsung atau melalui media cetak, kini sebagian besar aktivitas tersebut telah beralih ke media digitalTidak hanya perusahaan besar saja, namun perusahaan kecil dan perusahaan menengah juga mulai memanfaatkan media sosial dan platform online untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.

Perubahan ini terjadi karena masyarakat sudah terbiasa mencari informasi, berbelanja, dan membandingkan produk dari internet. Transformasi ekonomi digital membuka peluang inovasi bisnis yang lebih efektif, tetapi pemanfaatannya menuntut investasi pada teknologi dan peningkatan keterampilan digital agar mampu bersaing secara global (Khairi et al., 2025)Oleh karena itu, pelaku usaha di zaman sekarang mau tidak mau harus menyesuaikan strategi pemasaran mereka agar tetap bisa bersaing. Strategi pemasaran digital menjadi pilihan yang cukup efektifkarena jangkauannya lebih luas dan biaya yang dikeluarkan relatif lebih terjangkau jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional.

Strategi pemasaran digital tidak hanya sekedar memindahkan promosi lewat media cetak ke media online, tetapi juga menuntut pelaku usaha untuk merubah cara berpikir dalam membangun hubungan dengan konsumennya. Melalui media sosial, website, dan marketplace, pelaku usaha dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, menerima kritik dan saran, serta membangun kepercayaan secara bertahap.Hubungan yang terjalin secara baik antara brand dan target audiens menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran brand serta mempengaruhi persepsi konsumen (Santoso, n.d.).

Selain membangun hubungan dengan konsumen, strategi pemasaran digital juga memberi kemudahan dalam mengukur seberapa efektif promosi yang mereka lakukan. Melalui berbagai fitur yang ada pada media sosial dan platform digital, pelaku usaha dapat mengetahui jumlah pengunjung, tingkat interaksi, hingga respon konsumen kepada produk yang ditawarkan. Kemudiandata tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pemasaran selanjutnya agar lebih tepat sasaran.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan dalam pemasaran digital cenderung lebih fleksibel karena pelaku usaha bisa menyesuaikan anggaran sesuai kemampuan dan target pasar yang ingin dicapainya.Hal ini tentu lebih menguntungkan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang tidak memiliki dana besar untuk melakukan promosi secara konvensional seperti memasang iklan di televisi atau media cetak. Pemasaran tradisional seperti televisi, radio, media cetak, dan iklan luar ruang umumnya membutuhkan biaya besar karena dipengaruhi oleh faktor waktu tayang, jangkauan, lokasi, serta durasi kampanye. Bahkan, sponsorship acara juga memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Sebaliknyapemasaran digital cenderung lebih hemat dan fleksibel karena biaya dapat disesuaikan dengan target audiensmelaui strategi seperti penggunaan media sosial, mesin pencari, dan influencer (Yuwono et al., n.d.).

Meskipun demikian, pemasaran digital juga tidak lepas dari tantangan. Tidak semua pelaku usaha memahami cara mengelola media sosial yang benardan efektif. Selain itu, persaingan di dunia digital juga semakin ketat karena hampir semua bisnis memanfaatkan platform yang sama. Hal ini menuntut pelaku usaha agar terus belajar dan berinovasi agar strategi pemasaran yang diterapkan tidak monoton dan tetap menarik perhatian konsumen.

Strategi pemasaran digital merupakan kebutuhan bagi pelaku usaha di era modern. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.


DAFTAR PUSTAKA

Khairi, M., Rianto, B., & Jalil, M. (2025). Pengaruh teknologi dalam transformasi ekonomi dan bisnis di era digital 17, 71–78. 


Santoso, P. Y. (n.d.). TRANSFORMASI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION. 313–326.


Yuwono, T., Triwibowo, R. N., Tajudin, T., & Sefiani, H. N. (n.d.). Marketing umkm.

 

Bisnis Plan

Dari Toko Fisik ke Toko Digital: Peran Marketplace dalam Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM

                                            Sumber: NotificationX By: Fathul Ihsan_245211213              Teknologi digital telah berke...