MANAGEMENT INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI
Oleh: AlFattah Candra S.R - Prodi MAZAWA
1. Management Investasi IT
A. Konsep Management Secara Umum
Dalam manajemen dapat diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, Pengendalian sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Efektif artinya bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien maksudnya tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan tepat waktu. Dari definisi ini, dapat dilihat bahwa terdapat tiga kompenen dalam manajemen, yaitu:
A. ๐๐ถ๐ฏ๐จ๐ด๐ช ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ฏ. Dalam definisi, dapat dilihat bahwa fungsi manajemen terdiri dari perencanaan (๐ฑ๐ญanning),organisasi (๐ฐ๐ณ๐จ๐ข๐ฏ๐ช๐ป๐ช๐ฏ๐จ), koordinasi (๐ฌ๐ฐ๐ฐ๐ณ๐ฅ๐ช๐ฏ๐ข๐ด๐ช), dan Pengendalian (๐ค๐ฐ๐ฏ๐ต๐ณ๐ฐ๐ญ๐ญ๐ช๐ฏ๐จ).
B. ๐๐ถ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ณ ๐ฅ๐ข๐บ๐ข, ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช ๐ฐ๐ฃ๐ซ๐ฆ๐ฌ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ข๐ต๐ถ๐ณ ๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ฏ. Manajemen mengatur beberapa hal yang kemudian disebut dengan unsur-unsur manajemen atau sarana manajemen. Menurut, terdapat enam unsur yang diatur oleh manajemen, yaitu Pria (SDM), material, mesuang metode, uang dan pemasaran.
C. Tujuan pelaksanaan manajemen, yaitu kamu untuk mencapai sasaran organisasi secara efektif dan efisien. Terkait dengan tujuan manajemen, menurut terdapat tiga tugas dari manajemen yang disebut sebagai dimensi manajemen, yaitu:
Saya.Memikirkan dan mendefinisikan tujuan dan misi tertentu suatu institusi.ii.Membuat aktivitas bekerja menjadi produktif dan para pekerja yang menghasilkan sesuatu.
akuakuaku.Mengelola akibat sosial dan tanggul jawab sosial.
B. Management IT
Pembahasan mengenai management investasi IT tidak terlepas dari objek investasi yaitu DIA itu sendiri. IT juga merupakan unsur yang harus dikelola oleh suatu organisasi. Oleh karena itu dikenal istilah manajemen IT. Secara sederhana, IT dapdi kita definisikan sebagai umbrella ketentuan yang mencakup beragam pemanfaatan komputer oleh organisasi untuk mengelola sumber daya informasi yang mereka miliki. IT dapat dikatakan sebagai kakas manajemen (manajemen) pelaratan). Pemanfaatan DIA memungkinkan organisasi melakukan manajemen sumber daya informasi yang mereka miliki secara efektif dan efisien. Dalam IT sendiri terdapat beberapa kompenen meliputi:
a. Perangkat Keras (Hardware)
b. Perangkat Lunak (Software). Dalam, kompenen perangkat lunak dibagi menjadi dua, yaitu aplikasi dan sistem.
c. Manusia (Brainware).
Dengan menggabungkan ketiga kompenen definisi manajemen, yaitu fungsi, sumber daya, dan tujuan, manajemen IT dapat diartikan sebagai proses berlari fungsi manajemen terhadap sumber daya IT yang dimiliki organisasi dan penggunaan Nya sebuah agar organisasi dapat mencapaSaya tujuan secara efektif dan efisien.
C. Management Investasi IT
Menurut, investasi DIA adalah segala keputusan investasi yang terkait dengan pengalokasian semua jenis sumber daya baik manusia, uang, fisik, pada sebuah sistem informasi atau secara umum dapat dikatakan teknologi informasi. Dalam melakukan investasi, sangat mungkin organisasi melibatkan banyak sumber daya, misalnya para pegawai, metode pengambilan keputusan, metodeportofolio, danteknologi yang membantu dalam mengelola investasi.Ketika kembali Merujuk pada unsur-unsur atau sumber daya manajemen, maka dalam investasi IT setidaknya terdapat empat sumber daya yaitu manusia, mesin (teknologi), dan method. Jadi,manajemen investasi IT dapat diartikan sebsekali lagi proses menjalankan fungsi manajemen pada sumber daya yang digunakan untuk segala aktivitas yang dilakukan organisasi dalam rangkainvestasi DIA, dimana di dalamnya terdapat unsur manusia,teknologi, metode, dan uang, untuk menghasilkan keputusan investasi IT terbaik sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien.
D. Persamaan Dan Perbedaan Management, Management TI, Management Investasi IT
Merujuk pada deskripsi konsep manajemen, manajemen IT dan manajemen investasi IT diatas, makakita dapat merumuskan persamaan dan perbedaan diantara ketiganya, sebagai berikut:
a. Persamaan : Saya. Mengandung proses perencanaan, pengorganisasian, koordinasi dan pengendalian.
ii. Membutuhkan objek untuk diatur atau dikelola, yang kemudian disebut denganunsur-unsur manajemen atau sumber daya manajemen, yang terdiri manusia, ๐ฎ๐ฆ๐ด๐ช๐ฏ, ๐ฎ๐ข๐ต๐ฆ๐ณ๐ช, ๐ฎ๐ฆ๐ต๐ฐ๐ฅ๐ฆ, ๐ถ๐ข๐ฏ๐จ dan ๐ฑ๐ข๐ด๐ข๐ณ.
iii. Memiliki tujuan tertentu iv. Dilakukan untuk mencapai sasaran atau tujuan organis asi secara efektif dan efisien.
b. Perbedaan:
i. Manajemen masih bersifat umum, sedangkan untuk manajemen DIA dan manajemenen investasi IT memiliki tujuan yang spesifik.
ii. Pada manajemen IT, fungsi manajemen dilakukan terhadap sumhari bersebuah TI yang dimiliki perusahaan, yang terdiri dari komponen yaitu ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ต ๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด (mesin), ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ต ๐ญ๐ถ๐ฏ๐ข๐ฌ (mesin), dan ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ต ๐ฐ๐ต๐ข๐ฌ (manusia) dengan tujuan Agar DIA dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.
iii. Pada manajemen investasi DIA Fungsi manajemen dilakukan Terhadap pemanafaatan sumber daya manajemen yang terlibat dalam segala aktivitas investasi DIA yang dilakukan oleh organisasi.Sumber daya tersebut yaitumanusia, mesin,dan metodedengan tujuan untuk mendapatkan keputusan investasi terbaik.
2. Sistem Manajemen Investasi TI
A. Definisi dan Indikator Keberhasilannya
Menurut definisi yang diberikan oleh, sistem berarti kombinasi yang Saling berinteraksi dari elemen-elemen untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Termasuk elemen didalamnya adalah perangkat keras, perangkat lunak, firmware, manusia, informasi, teknik, fasilitas, layanan, dan elemen-elemen pendukunglainnya.
Dalam, dijelaskan bahwa investasi IT dilakukan untuk memenuhi kebutuhan IT yang dianalisis dan didefinisikan pada tahap perencanaan taktis.Adapun analisis kebutuhan merupakan langkah awal dalam mewujudkan perencanaan strategis IT yang dilakukan pada tahap perencanaan strategis.Oleh karena itu, keberhasilan sistem manajemen investasi diukur dari apakah alternatif investasi IT yang terpilih menjadi proyek IT dan produk IT yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan, tentunya setelah melewati proses evaluasi.
B. Sketsa Sistem Management Investasi TI Secara Umum
Suatu model atau sketsa sistem manajemen investasaku akuT dapat dirancang berdasarkan definisisistem manajemen investasi yang telaH diberikan sebelumnya. Terdapat doa unsur utamaPembangun sistem manajemen investasi, yaitu:
A. Aktifitas investasi IT sebagai aktifitas inti investasi IT. Rumusan mengenai aktifitas investasi DIA dapat ditemukan dalam Kerangka Manajemen Iinvestasi DIA. Ada tiga fase utama dalam investasi IT, yaitu:
i. Pemilihan (๐๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ค๐ต ๐๐ฉ๐ข๐ด๐ฆ), merupakan fase dimana organisasi memilih proyek-proyek IT terbaik yang dapat dipenuhi kebutuhan. Selain itu juga dilakukan Identifikasi dan analisis resiko dan tmengingkat kembali, melalui metode-metode pengambilan keputusan investasi IT seperti dapat ditemukan pada, sebelum memberikan komitmen pendanaan untuk proyek-proyek IT bersangkutan.
ii. Pengendalian (๐๐ฐ๐ฏ๐ต๐ณ๐ฐ๐ญ ๐๐ข๐ด๐ฆ), merupakan fase dimana organisasi memastikan bahwa proyek yang sedang dikerjakan selalu berada pada jalur yang benar dalam upaya memenuhi kebutuhan organisasi, dengan tingkat biaya dan resiko yang diharapkan.
iii. Penilaian (๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฆ๐ท๐ข๐ญ๐ถ๐ข๐ด๐ช ๐๐ข๐ด๐ฆ), merupakan fase dimana organisasi melakukan perbandingan antara kondisi aktual dan yang diharapkan kompilasi proyek telah di implementasikan secara penuh. Fase ini dilakukan dengan menilai dampak proyek terhadap kinerja organisasi dalam mencapai tujuan, Identifikasi kemungkinan adanya perubahan atau modifikasi yang diperlukan, dan merevisi proses manajemen investasi dari pelajaran yang didapatkan selama proyek Berlangsung.
B. Komponen-Komponen Sistem, terdiri dari:
i. Metode, merupakan metode-metode yang digunakan pada masing-masing fase investasi DIA. Sebagai contoh, fase pemilihan erat kaitannya dengan pengambilan keputusan investasi. sebagaimana, terdapat beragam metode pengambilan keputusan investasi IT yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
ii. Teknologi Informasi, terdiri metode perangkat lunak dan perangkat kerayang akan digunakan untuk otomasi metode atau proses yang terjadi pada masing-masing fase investasi IT.
iii. Manajer, merupakan pengguna utama dari TI yang digunakan untuk otomasimetode investasi TI.
Sketsa atau model sistem manajemen investasi IT sebagaimana dapat dilihat pada Bagan 1. Bagan hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Investasi IT suatu organisasi merupakan aktifitas yang sepenuhnya dikelola oleh manajer investasi DIA. Pada beberapa organisasi, posisi tersebut bisa dipegang oleh Ketua Petugas Informasi (CIO) .
b. Manajer Investasi IT menentukan metode-metode Termasuk pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen apa yang akan digunakan dalam melaksanakan setiap fase investasi IT.
c. Fungsi manajemen digunakan sampai sekarang untuk mengatur penggunaan sumber daya manajemen dalam menjalankan setiap fase investasi IT.
d. Manajer Investasi IT menggunakan dukungan sumber daya IT yang dibangun dalam melaksanakan fungsi manajemen investasi.
KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil adalah berikkeluar:
1. Manajemen investasi IT merupakan proses menjalankan fungsi manajemen pada sumber daya yang digunakan untuk segala aktivitas yang dilakukan organisasi dalam rangka Saya investasi DIA, dimana di dalamnya terdapat unsur manusia, teknologi metode, dan uang sampai Inggris menghasilkan keputusan investasi DIA terbaik sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dari sisi adanya fungsi, sumber daya, tujuan dan pencapaian tujuan organisasi, maka manajemen investasi IT sama dengan konsep manajemen lainnya. Namun, dari tujuan khusus yaitu terkait aktifitas investasi IT, membedakan manajemen investasi IT dari manajemen secara umum dan juga manajemen IT.
2. Sistem manajemen investasi dapat dirancang untuk saya ndukung manajemen investasi IT.Ketersediaan sistem manajemen investasi terukur dari apakah alternatif investasi IT yang terpilih menjadi Proyek TI dan produk IT yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan, tentunya setelah melewati proses evaluasi.
3. Peranan sistem manajemen investasi dapat dilakukan dengan menentukan terlebih dahulu aktivitas inti manajemen investasi DIA dan sumber daya manajemen yang digunakan dalam manajemen investasi IT. Perancangan dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ข๐ฏ๐ข๐ข๐ฏ ๐ข๐ฑ๐ญ๐ช๐ฌ๐ข๐ด๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ถ๐ด๐ข๐ฉ๐ข๐ข๐ฏ.
4. Pada sektor pemerintahan, proses penilaian investasi TI tidak menggunakan pendekatan finansial. Salah satu model yang dapat digunakan adalah Model Investasi Teknologi Informasi Pemerintah (MITIP), dengan do'a domain utama sebagai bahan pertimbangan yaitu domain bisnis dan domain teknologi.
5. Sebuah kanvas model bisnis dapat memberikan potret ringkas (cuplikan visual) dari suatu pilihan investasi untuk kemudian dibandingkan dengan potret ringkas dari pilihan investasi lainnya yang juga digambarkan dalam kanvas model bisnis.
6. IT dapat menghasilkan nilai setelah melalui transformasi dari sumber daya TI, menjadi IT kemampuan, yang kemudian membuat organisasi memiliki organisasi kemampuan sehingga dapat meningkatkan organisasi pertunjukan. Peningkatan kerja organisasi menunjukkan IT telah memberikan nilai kepada organisasi Saya.
7. Google, merupakan salah satucontoh investasi DIA yang berhasil.Investasi ymarah dilakukan Google adalah sumber daya manusia, infrastruktur IT, perangkat lunak dan pemasaran.
8. Ide investasi IT yang diusulkan adalah e-daycare yang memungkinkan pengguna untuk memilih dan melakukan pendaftaran pendaftaran anak di kota besar. E-dayperawatan menggunakan konsep multi-sisiplatform, dimana terdapat beberapa segmen C pelanggan dengan kebutuhan layanan yang berbeda-beda. Faktor keberhasilan investasi iniadalah kebutuhan besar akanlayanan penitipan anak dan ๐ท๐ข๐ญ๐ถ๐ฆ ๐ฑ๐ณ๐ฐ๐ฑ๐ฐ๐ด๐ช๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ kepada masing-masing ๐ค๐ถ๐ด๐ต๐ฐ๐ฎ๐ฆ๐ณ.
9. Sistem manajemen investasi DIA untuk ide bisnis penitipan anak elektronik dapat dirancang dengan menggunakan konsep perusahaan arsitektur perencanaan, yang terdiri dari model bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi.
DAFTAR PUSTAKA
[ 1 ] RW Griffin dan RJ Ebert, Business, Prentice Hall, 2002.
[ 2 ] GR Terry, Prinsip Manajemen, Illinois: Richard D. Irwin, 1968.
[ 3 ] PF Drucker dan JA Maciariello, Edisi Revisi Manajemenition, California: Harper-Collins,Tahun 1999.
[ 4 ] VC Bryan, D. Goldstein dan L.Young, “Inform Manajemen Teknologi Informasi”.
[ 5 ] MJ Schneiderjans, JL Hamaker dan AM Schneiderjans, Teknologi Informasi Investasi: Metodologi Pengambilan Keputusan, Singapurae: Penerbitan Ilmiah Dunia, 2005
[ 6 ] INCOSE, Buku Pegangan Rekayasa Sistem: Panduan untuk Sistem Proses Siklus Hidup Batang dan Aktivitas, versi 3.2.2., Dewan Internasional tentang Sistem Teknik, 2012.
[ 7 ] Kantor UGA, Investasi Teknologi Informasi Manajemen: Kerangka Kerja untuk Penilaian dan Meningkatkan Kematangan Proses, Versi 1, Washington: US GAO, tahun 2004.
[ 8 ] P. Harmon, Perubahan Proses Bisnis: Panduan untuk Manajer Bisnis dan BPM dan Six Sigma Profesional, The MK/OMG Press, 2007.
[ 9 ] KK d. Informatika, “Manajemen Investasi Teknologi Informasi Sektor Pemerintahan, Modul,” Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
[ 10 ] E. Turban, L. Volonino dan G. Wood, Information Technology untuk Manajemen: Maju Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan dan Menguntungkan, New Jersey: John WIley dan Sons Inc., 2013.
[ 11 ] A. Osterwalder dan Y. Pigneur, Model Bisnis Generation, New Jersey: John Wiley and SonsInc., tahun 2010.
[ 12 ] Suhardi dan D. Andriyanti, “Merancang Model Nilai TI untuk Pub Sektor Publik,” di ICISS, Bandung, 2014.
[ 13 ] F. Virili dan M. Sorrentino, “๐๐ข๐ญ๐ถ๐ฆ Generation in eg pemerintah dari layanan berbasis TI integrasi, “๐๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ข๐ญ๐ฅ ๐๐ฏ๐ด๐ช๐จ๐ฉ๐ต, no 4, hlm. 227-247, 2009.
[ 14 ] P. Gustafsson, D. Hook, E. Ericsson dan J. Lillieskold, “A Menganalisis Dampak TI terhadap Organisasi “Struktur,” 2009.
[ 15 ] H. Wijanarka, “Manajemen Risiko TI untuk Mendukung Realisasi Nilai TI di Publik Organisasi,” dalam ICISS , Bandung, 2014.
[ 16 ] K. Zhijun dan X. Shenghua, “Penelitian EC Kemampuan dan Bisnis Perdagangan Kinerja: Pandangan Berbasis Sumber Daya”.
[ 17 ] Forbes, “Merek Paling Berharga di Dunia,” 2015. [OTersedia: http://www.forbes.com. [Diakses 14 Desember 2015].
[ 18 ] GOJEK, “Go-Jek,” [Online]. Tersedia: http://www.go-jek.com. [Diakses 14 Desember 2015].
[ 19 ] Nurdiansyah, “Eksklusif, Bos Go-Jek: Tarif Murah Sampai....,” 4 November 2015. [Online]. Tersedia: http://bisnis.tempo.co. [Diakses 14 Desem[ber 2015].
[ 20 ] Y. Hasmi, “Penitipan Anak, Mampukah Jadi Solusi Ibu Bekerya,” [Online]. Tersedia: http://keluarga.com. [Diakses 14 Desember 2015].