Oleh: Dimas Rasyid Anggara
Di zaman serba cepat ini perkembangan teknologi bergerak sangat cepat yang merambah diberbagai aspek mulai dari bisnis hingga informasi. Pada aspek bisnis hampir semua perusahaan dituntut untuk selalu berinovasi agar bisa bertahan dengan jangka waktu yang lama untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Tren yang muncul di media sosial sangat berpengaruh terhadap keinginan konsumen, dari fenomena itulah muncul big data sebagai aset penting dalam pengambilan keputusan untuk sebuah bisnis dalam melakukan inovasi dan menjaga keberlanjutan bisnis. Data Analystics muncul sebagai jawaban untuk menentukan pola atau tren yang ada dan membuat sebuah bisnis bisa berinovasi dan bertahan dipersaingan pasar.
Data Analystic itu sebuah proses untuk menganalisis sebuah data untuk menghasilkan sebuah jawaban untuk menentukan langkah atau keputusan. Data yang paling umum digunakan sebuah bisnis berupa data perilaku konsumen, data transaksi, dan data preferensi pelanggan. Dari data-data tersebut peran dari data analystic akan mengubah sebuah data mentah untuk menjadi sebuah pemahaman terkait keputusan atau langkah yang akan diambil. Pemahaman yang didapat dari data analystic tersebutlah yang akan dipakai sebuah bisnis untuk menentukan strategi untuk target pasar, perhitungan risiko, dan menentukan inovasi.
Untuk memahami perilaku pelanggan secara lebih akurat, melalui analisis data historis dan real-time, bisnis bisa mengetahui preferensi, kebiasaan, hingga kebutuhan konsumen. Sebuah bisnis akan melakukan penyesuaian terhadap hasil yang didapat dari analisis data historis dan real-time, bisa penyesuaian produk hingga pelayanan agar sesuai dengan keinginan pelanggan. Pemanfaatan data analytics membantu bisnis mengidentifikasi kebutuhan dalam operasional mereka dan memungkinkan dalam pengambilan keputusan menjadi lebih objektif. Data yang dianalisis dengan baik dapat menjadi sumber ide untuk inovasi. Dengan memahami tren pasar dan feedback pelanggan, perusahaan dapat menciptakan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Keputusan yang didasarkan pada data cenderung memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan dengan yang hanya mengandalkan intuisi.
Dampak dari data analystic terhadap bisnis digital berupa meningkatnya kepuasan dan loyalitas pelanggan karena sebuah bisnis mampu menyesuaikan keinginan pelanggan. Respon dari bisnis yang lebih cepat dalam menghadapi perubahan tren yang sedang terjadi juga menjadi salah satu dampak dari data analystic terhadap bisnis digital. Hal tersebut menajdi keunggulan sebuah bisnis yang memakai data analystic dibandingkan pesaing yang tidak menggunakan. Bisnis juga mampu bersaing dalam perubahan tren di pasar yang sangat cepat menjadikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Dalam pemanfaatan data analystic juga terdapat tantangannya tersendiri, dikarenakan data analystic ini tergolong masih baru jadi ketersediaan sumber daya manusianya yang kompeten masih kurang. Infrastuktur teknologi apalagi, di Indonesia masih sangat kurang infrastuktur dalam menopang kemajuan teknologi yang sangat pesat ini. Banyaknya data yang digunakan harus juga dibekali dengan maintenance berkala. Data juga menjadi salah satu tantangan dikarenakan data analystic ini sangat bergantung pada data maka keamanan dan privasi data harus sangat ditingkatkan rawan kebocoran data kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dari semua hal diatas ditarik kesimpulan bahwa data analytics merupakan elemen penting dalam bisnis digital. Tanpa pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan dan menganalisis perilaku konsumen Perusahaan diera sekarang akan sulit bersaing. Perubahant ren dipasar yang cukup cepat memerlukan analisis yang mendalam untuk melakukan inovasi untuk perkembangan sebuah bisnis di era sekarang. Harapannya di era dengan kemajuan teknologi yang cukup pesat ini bisnis harus bisa beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi dalam memilih strategi untuk meningkatkan dan menajaga daya saing pasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar