Implikasi Ekonomi dan Pemanfaatan Live TikTok Influencer di Era Ekonomi Digital


By : Gadis Ramadina_245211236

 

Di era ekonomi digital saat ini, perubahan dalam pola konsumsi dan strategi pemasaran menunjukan pergeseran yang cukup besar dari metode tradisional menuju penggunaan platfrom media sosisal berbasis digital, salah satunya adalah TikTok (Kurniawan & Sari, 2024). Fitur live streaming pada TikTok, yang sering dikolaborasikan dengan influencer terkenal, kini menjadi salah satu hal penting dalam sistem pemasaran live sommerce dan social commerce. Pemanfaatan fitur live oleh influencer Tiktok tidak hanya megubah strategi pemasaran pelaku usaha, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang luas, mulai meningkatnya omzet UMKM, bertambahnya transaksi e-commerce, hingga perubahan perilaku konsumen serta pola kerja dalam ekonomi digital kreatif.

Live TikTok yang dimanfaatkan oleh influencer merupakan salah satu wujud live commerce yang memadukan unsur hiburan, interaksi secara langsung (real time), proses transaksi yang terjadi saat itu juga, serta memberikan kemudahan bagi komsumen yang enggan mengunjungi tiki secara langsung. Dalam praktiknya, influencer tidak sekedar mempromosikan produk, tetapi juga berfungsi sebagai penghubung antara brand dengan konsumen. Mereka memanfaatkan tingkat kepercayaan (trust) yang telah terbentuk serta hubungan sosial yang dibangun melalui konten personal untuk mempengaruhi pilihan dan keputusan pembelian audiens.

Hasil penelitian kuantitatif menunjukan bahwa aktivitas promosi melalui live TikTok yang melibatkan influencer memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan minat beli serta kepercayaan konsumen di bebagi daerah di Indonesia, seperti Yogyakarta dan Bali (Rahman & sari, 2022). Selain itu, survei pada UMKM menunjukan bahwa sekitar 73% pelaku UMKM yang rutin menggunakan live shopping di TikTok mengalami peningkatan omzet, sementara 68% mampu memperluas jangkauan pasar produknya (I Putu Gede Arya et al, 2023).

Jika diliat dari persefektif UMKM, pemanfaatan live TikTok oleh influencer tidak hanya membantu meningkatkan efektivitas promosi, tetapi juga mampu mengurangi ketergantungan pada metode pemasaran konvensuinal yang cenderung memerlukan biaya lebih besar. Hal ini terjadi karena adanya interkasi dua arah secara langsung antar penjual dan konsumen, pemanfaatan konten yang dibuat oleh pengguna, serta dukungan fitur TikTok Shop yang mempercepat proses terjadinya transaksi atau konversi penjualan. Kondisi tersebut turut memperkuat keterlibatan dalam ekonomi digital dengan mebuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk terlibat dalam ekosistem perdagangan modern. Dengan memanfaatkan teknologi ini, usaha kecil tidak hanya mampu menjangkau konsumen dalam skala lokal, tetapi juga berkesempatan memperluas pasar hingga tingkat nasional. Hal ini menunjukan bahwa digitalisasi, khususnya melalui platfrom seperti TikTok, dapat menjadi sarana strategis bagi UMKM untuk mrningkatkan day saing dan memperluas peluang bisnis di tengah persaingan global.

Pemanfaatan fitur live TikTok oleh influencer memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas transaksi e-commerce. Hal ini terlihat dari praktik influencer marketing di TikTok yang berkorelasi dengan kenaikan transaksi hingga sekitar 67% selama periode 2023–2024 .  Selain itu, kehadiran live TikTok yang dimanfaatkan oleh influencer juga membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi generasi muda seperti generasi Z, yang mengandalkan kreativitas konten serta kerja sama dengan berbagai merek sebagai sumber penghasilan utama maupun tambahan. Fenomena ini turut mendorong berkembangnya ekosistem ekonomi kreator (creator economy), yang melibatkan berbagai pihak seperti agensi, pelaku UMKM, dan platform digital dalam suatu rantai nilai yang saling terhubung dan bergantung satu sama lain. Namun, di sisi lain, gaya pemasaran melalui live TikTok berpotensi memperkuat perilaku konsumtif dan pembelian impulsif, terutama ketika influencer memanfaatkan diskon instan, countdown, dan interaksi emosional secara real‑time. (Nurhasanah & Siregar, 2022)

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan fitur live TikTok oleh influencer di era ekonomi digital telah mengubah pola pemasaran dan konsumsi masyarakat secara signifikan. Fitur ini tidak hanya meningkatkan omzet UMKM dan transaksi e‑commerce, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda melalui ekosistem kreator. Namun, di sisi lain, pemanfaatan live TikTok juga berpotensi memperkuat perilaku konsumtif dan pembelian impulsif. Oleh karena itu, pemanfaatannya perlu diimbangi dengan pengaturan regulatif dan etis yang jelas agar pertumbuhan ekonomi digital dapat berjalan berkelanjutan dan berkeadilan.

 

Referensi

Kurniawan, T. A., & Sari, D. K. (2024). Mempengaruhi Keputusan Pembelian di Indonesia : Peran Live Streaming , Pemasaran Viral , dan Dukungan Selebriti. 1, 24–38.

I Putu Gede Arya Krisna, K. et al. . (2023). Implementasi Live Shopping Platform Social Commerce Tiktok pada UMKM Aromaterapi Natureline. 288–309.

Rahman, A. and Sari, M. (2022). STRATEGI PEMASARAN BERBASIS INFLUENCER MARKETING. 11(2).

Nurhasanah, N. and Siregar, R. (2022). Pengaruh Live Streaming dan Content Marketing Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Pengguna Platform Tiktok dalam Perspektif Ekonomi Islam ( Studi Kasus pada Generasi Z di Kota Jambi ). 6(2), 361–383.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Plan

Peran User Experience (UX) dalam Keberhasilan Bisnis Digital

Oleh: ARDIANSYAH NAUFAL ASHIDIQ (245211169) Pada masa transformasi digital yang semakin pesat ini,  keberhasilan sebuah bisnis tidak lagi d...