Aditya alfaradi / 245211119
Transformasi digital telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental, di mana data tidak lagi sekadar produk sampingan dari operasional perusahaan, melainkan aset strategis yang menentukan daya saing organisasi. Dalam konteks inilah profesi data analyst dan peneliti pasar (market researcher) muncul sebagai dua pilar utama dalam fungsi intelijen bisnis. Data analyst didefinisikan sebagai profesional yang bertanggung jawab dalam mengumpulkan, memproses, dan menganalisis data sekunder untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti bagi pengambilan keputusan organisasi. Sementara itu, peneliti pasar hadir dengan pendekatan yang berbeda, yakni menyelami aspek kualitatif dari perilaku konsumen melalui metode seperti wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus untuk mengungkap motivasi di balik keputusan pembelian. Kedua profesi ini, meskipun sama-sama bergulat dengan data, memiliki paradigma, metodologi, dan output yang berbeda secara signifikan.
Di tengah hiruk-pikuk transformasi digital, data analyst hadir sebagai profesi yang mengubah data mentah menjadi aset berharga bagi perusahaan. Seorang data analyst didefinisikan sebagai profesional yang bertanggung jawab mengumpulkan, memproses, menganalisis, dan menafsirkan data untuk membantu organisasi membuat keputusan yang lebih baik . Core competence mereka terletak pada kemampuan mengolah data sekunder yang berasal dari berbagai sumber database internal perusahaan, traffic website, media sosial, hingga data transaksi pelanggan . seorang analis data harus menguasai berbagai jenis analisis mulai dari descriptive analytics, diagnostic analytics, predictive analytics, hingga planning maker . Proses kerja mereka dimulai dari ekstraksi data terstruktur dari database, dilanjutkan dengan persiapan data melalui proses pembersihan dan transformasi, lalu eksplorasi untuk menemukan tren dan pola tersembunyi . Hasil akhir dari kerja keras ini adalah visualisasi data dalam bentuk dashboard interaktif menggunakan tools seperti Tableau, Power BI, atau Looker Studio, serta laporan komprehensif yang menyajikan insight bagi para pemangku kepentingan . Dengan kemampuan ini, data analyst mampu menjawab pertanyaan "apa yang terjadi" di masa lalu, "mengapa hal itu terjadi" melalui analisis diagnostik, hingga "apa yang kemungkinan akan terjadi" di masa depan. Singkatnya, peran mereka mirip arsitek yang merancang suatu bangunan informasi dari data-data mentah yang masih acak. Tanpa kontribusi mereka, data perusahaan hanya akan jadi kumpulan informasi yang gak punya makna apa-apa.
Jika data analyst adalah arsitek yang merancang bangunan dari tumpukan angka, maka peneliti pasar hadir sebagai antropolog yang memahami penghuni di dalam bangunan tersebut. Kekuatan utama riset pasar terletak pada kemampuannya menjawab pertanyaan "mengapa" sesuatu yang tidak pernah bisa diungkap oleh data kuantitatif sendirian . Melalui riset kualitatif yang mendalam, para peneliti pasar berupaya untuk menelusuri secara sistematis jalinan rumit antara motivasi, emosi, dan pengalaman konsumen, yang secara sinergis membentuk perilaku pembelian mereka. Mereka menggunakan beragam metode seperti wawancara mendalam (in-depth interview) yang memungkinkan eksplorasi personal terhadap kebiasaan belanja dan preferensi individu, atau diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) yang menghadirkan dinamika sosial dalam memahami suatu produk atau merek . Teknik observasi langsung pun kerap digunakan untuk menangkap perilaku nyata konsumen di lingkungan alami mereka sesuatu yang tidak akan pernah terekam dalam log data atau riwayat transaksi . Data kaya dan kontekstual yang dihasilkan dari metode-metode ini memberikan pemahaman holistik tentang nuansa psikologi konsumen yang kompleks. Misalnya, ketika data analyst menemukan pola penurunan penjualan pada kategori produk tertentu, peneliti pasarlah yang turun ke lapangan untuk mengungkap bahwa ternyata konsumen menganggap kemasan produk tidak lagi relevan dengan gaya hidup mereka yang semakin peduli lingkungan . Tanpa sentuhan riset pasar, perusahaan hanya akan tahu apa yang terjadi, tetapi buta terhadap mengapa hal itu terjadi dan pada akhirnya kehilangan arah untuk merumuskan solusi yang tepat.
data analyst dan peneliti pasar memiliki peran yang saling melengkapi dalam ekosistem bisnis modern. Data analyst unggul dalam mengolah data kuantitatif untuk mengidentifikasi pola dan tren pasar, sementara peneliti pasar mampu menggali motivasi mendalam di balik perilaku konsumen melalui pendekatan kualitatif. Keduanya tidak dapat dipisahkan karena data tanpa makna hanya akan menghasilkan angka kosong, sedangkan pemahaman tanpa bukti empiris berisiko menjadi spekulasi belaka. Oleh karena itu, organisasi yang ingin bertahan di era digital perlu membangun sinergi antara kedua fungsi ini. Pada akhirnya, kolaborasi antara analisis data dan riset pasar menjadi kunci bagi perusahaan untuk tidak hanya memahami apa yang terjadi di pasar, tetapi juga mengapa hal itu terjadi, sehingga strategi bisnis yang dirumuskan dapat lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
BINUS Online. (2025, Juni 25). Data Analyst: Kualifikasi dan Peluang Kerja di Perusahaan Teknologi. BINUS University. https://online.binus.ac.id/
Gramedia. (2021). Profesi Market Researcher: Tugas, Tanggung Jawab, dan Jenjang Karier. Gramedia Blog. https://www.gramedia.com/
Greenbook. (2025, November 17). Brand Side Roles and Teams – A View of Today and What Is Ahead? GRIT Report. https://www.greenbook.org/
Institut Teknologi Bandung. (2024, Februari 24). REACTOR Fisika ITB: Kenalkan Karier Profesional Data Analyst di Era Teknologi dan Big Data. ITB News. https://www.itb.ac.id/
Market Research Society. (2023, Juli 5). The new Market Researcher: Embracing data analytics is a must. MRS Insights. https://www.mrs.org.uk/
Prasetya UB. (2018, November 3). Riset Kualitatif Paling Diminati Pasar. Universitas Brawijaya. https://prasetya.ub.ac.id/
Putribuana, A. E. (2024, September 14). Data Analyst VS Market Research. Apa Bedanya? Medium. https://medium.com/
Vizologi. (2023, Desember 6). Analisis Riset Pasar: Mengubah Data Menjadi Keputusan. https://vizologi.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar