Berinovasi atau Tertinggal? Strategi Bertahan di Era Digital

By Tiara Alfiatur Rizqi

Pada saat ini persaingan dalam dunia bisnis semakin bertambah setiap waktunya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya para pelaku usaha kecil (umkm) maupun usaha besar yang dimana diiringi dengan berbagai ide bisnis yang bermunculan. Para pelaku bisnis berlomba-lomba melakukan inovasi  pada produknya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen. Selain itu, mereka juga mengembangkan barang atau jasa yang ditawarkan dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi yang semakin maju. Karena pada era digital ini, pertanyaannya hanya satu mereka memilih berinovasi atau tertinggal? Dan apa saja strategi yang harus dilakukan agar bertahan serta mampu bersaing di era bisnis digital? Mari kita bahas.

 Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat mampu merubah bisnis yang awalnya mengharuskan pembeli dan penjual bertemu secara langsung sekarang beralih menjadi serba digital. Para konsumen juga lebih memilih membeli melalui platfrom digital, karena dinilai lebih praktis serta dapat dilakukan dimana saja dan kapan pun. Media sosial yang khususnya menyediakan layanan belanja online seperti Tiktok Shop, Shopee, dan lainnya mejadi media yang diminati oleh para konsumen.

Bisnis digital memberikan gambaran bagaimana gaya hidup masyarakat terutama pada generasi milenial karena adanya kemajuan teknologi. Persaingan dalam bisnis di era digital sangatlah ketat, hal ini membuat para pelaku bisnis yang kurang update tentang teknologi digital akan tertinggal. Kendala yang dihadapi adalah ketidakmampuan dalam melakukan promosi pada platfrom digital serta mengejar perubahan perilaku konsumen. Mau tidak mau para pelaku bisnis harus melakukan berbagai inovasi seperti melakukan penjualan melalui media sosial, pembayaran secara digital (Qris), serta promosi yang dapat menarik para konsumen untuk membeli.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, bisnis digital menjadi salah satu hal penting untuk dipelajari pelaku usaha. Sesuai dengan namanya, bisnis digital adalah pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan berbagai keunikan, mulai dari model bisnis hingga pengalaman pelanggan (Komalasari, 2021). Dengan memepelajarinya para pelaku bisnis dapat memasarkan produknya dengan lebih mudah. Karena bisnis digital tidak hanya menjangkau pasaran dalam negeri saja, namun juga mampu menembus pasar internasional. Hal ini memberikan sebuah keuntungan untuk melakukan pemasaran tidak hanya pada satu titik serta dalam waktu tertentu saja.

Perkembangan teknologi khususnya media sosial, sangat memungkinkan pelaku bisnis melakukan promosi produk atau jasa dengan menawarkan secara online. Walau terlihat mudah untuk melakukan pemasaran melaui media sosial, pelaku usaha juga perlu merancang strategi agar barang atau jasa yang ditawarkan secara digital mampu bersaing dan berkembang. Strategi bisnis digital dapat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan serta peluang di pasar global yang dimana setiap waktu tren dapat dengan cepat berganti. Strategi bisnis digital berguna untuk memaksimalkan aktivitas digital yang akan dijalankan serta tercapainya tujuan dalam bisnis digital, yang diharapkan akan terus berkembang serta tercapainya pendapatan dari penjualan produk atau jasa yang diharapkan.

Strategi bisnis yang pertama para pelaku bisnis menyiapkan identitas digital untuk produk atau jasa yang akan ditawarkan. Identitas digital meliputi pembuatan website atau membuat akun bisnis di platfrom digital. Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan membuat konten-konten yang menarik agar para konsumen tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan. Membuat iklan di media sosial memiliki banyak keuntungan salah satunya yaitu dapat menghemat biaya pemasaran produk. Karena melalui bisnis digital pelaku usaha tidak terlalu banyak mengeluarkan modal untuk melakukan pemasaran produk dan jasa sehingga dapat meningkatkan efisiensi. Dengan keuntungan ini, diharapkan pelaku usaha dapat memanfaatkan media sosial secara maksimal.

Selain strategi bisnis diatas, tentunya banyak sekali strategi yang dapat dilakukan. Salah satunya, penting bagi para pelaku bisnis memilih sumber daya manusia yang memiliki jiwa kreatif maupun inovatif agar mampu meningkatkan interaksi bisnis dengan konsumen. Di era bisnis digital ini para pelaku bisnis di dorong untuk beradaptasi dan mengimplementasikan strategi bisnis yang tepat, sehingga mampu bersaing di era digital yang akan terus berkembang dengan cepat ini serta tidak mengalami ketertinggalan informasi yang dapat menyebabkan terjadinya gulung tikar (kebangkrutan).

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Plan

Infrastruktur Jaringan sebagai Tulang Punggung Bisnis

By Ananda Avita Cahyo (245211130)   Bisnis merupakan salah satu mata pencaharian atau sumber pendapatan yang mengalami perkembangan pesat. A...