Dibalik cerita pisang coklat lumer

 


Penulis & Anggota :

 Miftahul Maya afsari (225231066)

 Maulida khoirunnisa wardoyo (225231058)

 Yanuar Arif Wibowo (225231075) 

Sofiana Araya (225231079)

 Feni febianti (225231077) 


Pendahuluan 

      Dalam dunia kuliner yang terus berkembang, inovasi dan kreativitas menjadi faktor kunci untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu produk inovatif yang semakin populer di kalangan pecinta makanan manis adalah pisang coklat lumer. Dengan kombinasi rasa manis dan tekstur lumer dari coklat yang meleleh, serta kesegaran dan kelembutan pisang, jajanan ini mampu menarik perhatian banyak orang. Keunikan dan kelezatan dari pisang coklat lumer menjadikannya pilihan yang menarik baik sebagai camilan sehari-hari maupun hidangan penutup dalam berbagai acara.

      Pisang coklat lumer tidak hanya menawarkan kenikmatan rasa, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Pisang, sebagai bahan dasar, kaya akan vitamin B6, vitamin C, dan serat yang baik untuk pencernaan. Coklat, terutama coklat hitam, mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi stres. Kombinasi ini menjadikan pisang coklat lumer sebagai pilihan camilan yang tidak hanya lezat tetapi juga bernutrisi.

      Pasar jajanan di Indonesia sangat dinamis dan kompetitif. Inovasi dalam bidang kuliner menjadi kunci sukses untuk menarik minat konsumen. Pisang coklat lumer hadir sebagai inovasi yang memadukan bahan-bahan sederhana namun menghasilkan rasa yang luar biasa. Pasar pisang coklat lumer sangat luas dan potensial. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan makanan yang sehat namun tetap lezat, produk ini bisa menjadi salah satu pilihan favorit di kalangan berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

      Selain dilihat dari aspek pasar, dalam industri kuliner yang terus berkembang ini inovasi dalam penyajian makanan menjadi salah satu kunci untuk menarik minat konsumen. Pisang coklat lumer merupakan paduan sempurna antara manisnya pisang matang yang dilapisi dengan coklat lumer yang lezat, memberikan sensasi rasa yang memanjakan lidah. Penyajiannya yang menarik dan kemudahan dalam mengonsumsinya menjadikan pisang coklat lumer pilihan favorit untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu, bahan-bahan yang 5 digunakan dalam pembuatan pisang coklat lumer relatif mudah didapat dan memiliki nilai gizi yang baik, menjadikannya alternatif camilan yang lebih sehat.

Penjualan Pertama 

       Memulai sebuah usaha bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan strategi yang matang, semangat pantang menyerah, dan yang paling penting, cara yang tepat untuk menarik minat konsumen. Pada kisah ini, kami akan menceritakan pengalaman penjualan pertama kami yang memutuskan untuk menggunakan sistem pre-order (PO). Sistem ini dipilih dengan harapan dapat mengurangi risiko kerugian sekaligus mengukur minat pasar terhadap produk yang kami tawarkan.

Strategi Awal 

Kami memutuskan untuk menjalankan penjualan pertama dengan sistem PO untuk beberapa alasan. Pertama, kami ingin mengetahui seberapa besar minat pasar terhadap produk yang kami tawarkan tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk produksi awal. Kedua, sistem PO memungkinkan kami untuk hanya memproduksi jumlah pesanan yang telah dikonfirmasi, sehingga meminimalisir risiko barang tidak laku dan mengurangi potensi kerugian.

Untuk itu, kami mulai dengan membuat pamflet digital yang menarik. Pamflet ini berisi informasi lengkap mengenai produk kami, mulai dari deskripsi produk, harga, hingga cara pemesanan. Desain pamflet dibuat semenarik mungkin dengan warna-warna cerah dan gambar produk yang menggugah selera. Kami juga menambahkan beberapa testimoni dari teman-teman yang sudah mencoba produk kami sebelumnya untuk menambah kepercayaan calon konsumen.

Pemasaran di Media Sosial 

Pamflet yang sudah dibuat kemudian kami sebarkan melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Media sosial dipilih karena memiliki jangkauan yang luas dan biaya yang relatif murah dibandingkan dengan media konvensional. Selain itu, media sosial memungkinkan kami untuk berinteraksi langsung dengan calon konsumen, menjawab pertanyaan mereka, dan memberikan informasi lebih lanjut jika dibutuhkan.

Kami juga memanfaatkan fitur-fitur di media sosial seperti Instagram Stories dan WhatsApp untuk memperluas jangkauan promosi. Tidak lupa, kami meminta bantuan teman-teman untuk ikut 7 menyebarkan pamflet ini ke jaringan mereka masing-masing. Dengan cara ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak orang dan menarik minat lebih banyak konsumen.

Respon dan Hasil 

Ternyata, usaha kami tidak sia-sia. Minat pelanggan terhadap produk kami cukup besar. Dalam waktu singkat, orderan mulai masuk satu per satu. Awalnya kami tidak menyangka bahwa antusiasme konsumen akan sebesar ini. Pada penjualan pertama, kami berhasil mendapatkan 25 pesanan. Jumlah ini jauh melebihi ekspektasi awal kami yang hanya menargetkan sekitar 10-15 pesanan. 

Antusiasme konsumen ini memberikan semangat dan keyakinan kepada kami bahwa produk yang kami tawarkan memang memiliki potensi pasar yang baik. Selain itu, pengalaman pertama ini juga memberikan banyak pelajaran berharga, terutama dalam hal mengelola pesanan dan berkomunikasi dengan konsumen.

Pelajaran dan Pengalaman

Dari penjualan pertama ini, kami belajar bahwa promosi melalui media sosial sangat efektif dalam menarik minat konsumen. Kami juga belajar pentingnya memberikan informasi yang jelas dan detail kepada konsumen untuk meminimalisir kebingungan dan meningkatkan kepuasan mereka. Selain itu, kami menyadari pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen, terutama dalam hal mengkonfirmasi pesanan dan memberikan informasi mengenai status pesanan mereka. 

Kami juga belajar bahwa meskipun menggunakan sistem PO, kami harus siap dengan berbagai kemungkinan, termasuk permintaan yang melebihi ekspektasi. Untuk itu, kami harus selalu siap untuk beradaptasi dan fleksibel dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.


Penjualan Kedua 

Pemasaran produk Piscok Lumer pada minggu kedua menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan dan memberikan banyak pelajaran berharga tentang efektivitas strategi pemasaran serta preferensi konsumen. Dalam periode yang sangat singkat, dengan pre-order (PO) hanya dibuka selama dua hari, kami berhasil menjual sebanyak 17 porsi. Angka penjualan ini tidak hanya mencerminkan tingginya minat konsumen terhadap Piscok Lumer, tetapi juga menunjukkan keberhasilan dari pendekatan pemasaran yang telah diterapkan.

Pertama-tama, kesuksesan ini tidak lepas dari daya tarik unik produk itu sendiri. Piscok Lumer menawarkan cita rasa yang istimewa, menggabungkan kelembutan pisang dengan cokelat yang meleleh di mulut. Kualitas bahan yang digunakan serta proses pembuatan yang higienis dan terkontrol menjadi faktor penentu yang membuat produk kami diminati oleh konsumen. Kami memastikan bahwa setiap porsi Piscok Lumer disajikan dengan standar tertinggi, memberikan pengalaman yang memuaskan bagi setiap pembeli.

 Selain kualitas produk, strategi pemasaran yang efektif juga berperan besar dalam pencapaian ini. Kami memanfaatkan platform media sosial seperti WhatsApp secara optimal untuk mempromosikan Piscok Lumer. Melalui konten yang menarik dan interaktif, kami berhasil menarik perhatian calon konsumen dan meningkatkan engagement. Foto-foto yang menggugah selera, video pembuatan yang transparan, serta testimoni dari pelanggan sebelumnya membantu membangun kepercayaan dan ketertarikan pada produk kami.

 Promosi yang kami lakukan tidak hanya fokus pada aspek visual, tetapi juga pada komunikasi langsung dengan pelanggan. Kami aktif menjawab pertanyaan dan merespons feedback dengan cepat, menciptakan hubungan yang lebih personal dan positif dengan konsumen. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendorong mereka untuk melakukan repeat order. 

Keberhasilan dalam minggu kedua ini juga memberikan kami wawasan berharga tentang dinamika pasar dan kebutuhan konsumen. Dengan PO yang hanya dibuka selama dua hari, kami mampu menciptakan rasa urgensi dan eksklusivitas yang mendorong konsumen untuk segera melakukan pemesanan. Strategi ini akan terus kami kembangkan di minggu-minggu berikutnya, dengan mempertimbangkan feedback dari pelanggan untuk memperbaiki layanan dan produk yang kami tawarkan.

 Kami menyadari bahwa untuk menjaga momentum ini, kami harus terus berinovasi dan mempertahankan kualitas produk serta layanan yang prima. Kami berencana untuk memperpanjang durasi PO dan mengeksplorasi saluran distribusi baru untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Selain itu, kami juga akan mengembangkan variasi produk baru yang tetap mengedepankan kualitas dan keunikan, sehingga dapat memenuhi selera yang beragam dari pelanggan kami. 

Secara keseluruhan, pencapaian pada minggu kedua ini memberikan dorongan semangat bagi seluruh tim kami untuk terus bekerja keras dan berinovasi. Kami sangat berterima kasih kepada pelanggan setia yang telah mendukung dan mempercayai kami. Harapan kami adalah untuk terus memenuhi dan melampaui harapan mereka, serta menjadikan Piscok Lumer sebagai pilihan utama dalam camilan yang lezat dan berkualitas. Melalui dedikasi dan komitmen yang kuat, kami optimis bahwa produk kami akan terus berkembang dan meraih kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang. 


Penutup 

A. Hambatan 

 Ada banyak hambatan yang kami lalui selama melaksanakan tugas mata kuliah kewirausahaan ini. Hambatan yang kami alami adalah antara lain sebagai berikut : 

1. Harga bahan baku yang tidak sama setiap toko. Jadi kita harus membandingkan harga terlebih dahulu 

2. Jarak rumah/kost satu sama lain yang jauh dari tempat pembuatan produk 

 3. Tempat COD yang jauh dari rumah

 4. Kesulitan dalam mencari kulit lumpia 

5. Peralatan masak yang terbatas 

 6. Pisang coklat lumer yang alot jika dingin atau sudah tidak panas

 B. Evaluasi 

Dari banyaknya hambatan yang kami lalui, kami melakukan evaluasi terhadap produk yang kami buat berdasarkan hambatan, saran maupun kritik dari para pembeli. Salah satunya adalah evaluasi terhadap bahan baku kuliat lumpia yang tiap took harga berbeda yaitu dengan mencari supplier termurah tapi dengan kualitas baik. Selain itu untuk mengatasi masalah mengenai tempat COD yang jauh dari rumah, kami pun harus membatasi area COD yang masih dapat kami jangkau dan tidak menerima COD dengan jarak yang cukup jauh dari rumah maupun kost kami. Kemudian untuk mengatasi pisang coklat yang mudah alot saat dingin kami mengatasinya dengan cara mengejar waktu COD dengan pembeli dan juga tersedia dalam frozen food. Jadi pisang coklatv akan tetap dalam keadaan panas dan tentunya tidak alot

Lampiran











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Plan

Manajemen Investasi Teknologi Informasi

MANAGEMENT INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI            Oleh: AlFattah Candra S.R - Prodi MAZAWA   1. Management Investasi IT A. Konsep Manageme...