Disusun Oleh Kelompok 1 PBS 4E:
1. Bachtiar Adi Wirawan 225231162
2. Lutfia Kusuma Wardani 225231170
3. Fatihah Putri Wardani 225231171
4. M. Ridwan Hanafi 225231172
5. Syifa’ulkhoir Annahlya 225231181
6. Hafidz Ahmad Affandi 225231191
Hay hay kenalin nih produk bisnis kelompok 1 anak perbankan. Kata siapa anak perbankan nggak bisa bikin bisnis? Nih buktinya kelompok 1 bisa membangun bisnis wonton dengan baik. Apa sih wonton itu?? Okay tenang-tenang disini kita akan menjelaskan mengenai wonton produk kami.
Membangun bisnis ini bukanlah hal yang mudah. Membutuhkan perjalanan yang cukup lama untuk kosisten dengan produk ini. Sudah hampir 1 tahun spesial wontonku berdiri, dan tak sedikit juga kami menganti resep untuk memperbaiki produk kami untuk menjadi lebih baik dan tidak mengurangi kualitas wonton yang kami jual. Banyak peminat yang membeli spesial wontonku,membuat perubahan disatu bulan bukanya spesial wontonku yang dimana berawal berjualan dengan meja lipat,sekarang memiliki 3 booth. Iya keuntungan penjualan ini cukup besar. Keuntungan yang didapat dari bisnis terutama bisnis dibidang kuliner cukup menggiyurkan. Itulah salah satu kami memutuskan untuk bisnis makanan yaitu wonton.
Emang berapa sih modal buat wonton? Terus berapa sih keuntungannya??
Untuk modal awal memang sedikit banyak. Seiring berjalannya waktu kita cuma butuh modal 300-500 ribu untuk membuat wonton. Keuntungan yang kita dapat dalam penjualan wonton bisa tembus 2 juta dalam 1 hari. Iya memang sebanyak itu keuntungan yang kita dapat selama ini. Banyak orang yang mulai mengikuti kami untuk berjualan wonton. Jelas soal rasa dan kualitas yang kita berikan tak dapat tertandingi. Walaupun makanan ringan, spesial wontonku cukup untuk membuat kenyang pencinta kuliner. Spesial wontonku sanagt rekomendasi untuk kalian pecinta kuliner. Tanpa endorse pun,spesial wontonku sudah cukup dikenal oleh warga sragen daan sekitarnya dan mendapat review yang baik.
Kendala apa sih yang kita hadapi selama produksi wonton?
Teman-teman pasti banyak yang sudah mengetahui seperti apa kendala yang dialami oleh seorang pembisnis kuliner. Iyaaa tepat sekali,kendala yang sering kita terima adalah kenaikan harga-harga pada bahan pokok wonton. Seperti ayam,bawang merah,bawang putih dll. Lalu gimana cara kami melewati itu tanpa mengurangi rasa dan kualitas yang woton punya. Kita memutuskan untuk lebih memilih mengurangi keuntungan yang kita dapat dari pada kita mengurangi rasa dan kualitas produk kami. Berarti tim kami rugi dong? jawabannya adalah tidak. Karena sebelum kami menentukan harga jual wonton,kita sudah memikirkan hal tersebut dan sudah memperhitungkan itu jika kenaikan harga bahan melonjak naik. Dibilang sulit tidak,dibilang gampang juga tidak. Begitulah bisnis,semua tergantung pada kita dan tim kita bagaimana menyikapi hal seperti itu. Kekompakan tim sangatlah dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Suksesnya tidaknya dalam berbisnis bersama orang lain sanagt dibutuhkan kekompakan dan saling terbuknya satu sama lain.
Untuk saat ini kami mempasarkan produk kami wonton di CFD,even jika ada,dan open PO. Kami mebangun spesial wontonku tak hanya mengambil keuntungan yang kita dapat,tetapi untuk wadah kami para pemuda remaja untuk belajar membangun usaha,belajar menghargai waktu,orang lain dan menjadi seorang pembisnis yang berhasil atas pencapaiannya selama ini. Layaknya seperti kami yang cukup merasa berhasil akan pencapaian kita yang akhirnya membuat spesial wontonku semakin dikenal oleh banyaknya orang.
Semoga dengan adanya ini bisa menginspirasi teman-teman untuk terus maju tidak ragu menjadi seorang pembisnis. See you next time.....







Tidak ada komentar:
Posting Komentar