TUGAS KEWIRAUSAHAAN EVALUASI PRODUK BISNIS “RISOL MAYO”

 TUGAS KEWIRAUSAHAAN EVALUASI PRODUK BISNIS “RISOL MAYO”



Nama Kelompok :

1. Ikha Fasikha 22231122

2. Alya Fadiyah Rahma 22231131

3. Erin Kurnia Novitasari 22231134

4. Riscky Amanda Pebri C 22231138

5. Devi Nanda Putri 22231155


Dosen Pengampu : Sri Haryanti, S.E., M.M

A. Tahap Menentukan Ide Bisnis

Mengawali sebuah bisnis dapat dikatakan mudah apabila kita mengetahui cara cara berbisnis dengan tepat, berbisnis dapat pula dikatakan sulit apabila kita belum memiliki bekal apapun baik dari segi pengetahuan maupun pengalaman. Dalam sebuah bisnis langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui suatu hal apa yang akan kita jadikan menjadi sebuah bisnis, baik itu sebuah produk makanan, minuman, maupun barang, dan jasa. Berbisnis tidak memandang umur maupun jenis kelamin karena semua orang berhak melakukan sebuah aktivitas kewirausahaan yang bebas selagi hal tersebut merupakan suatu hal yang positif. Semua orang bisa menjadi pengusaha yang sukses apabila orang tersebut mau berusaha, ulet, tidak mudah menyerah dan tidak mudah merasa puas karena beberapa sifat tersebut adalah karateristik yang harus dimiliki oleh seseorang pembisnis. Jika seseorang mudah menyerah maka apabila seseorang tersebut mengalami kegagalan maka ia tidak akan pernah berani mencoba untuk memulai bisnis lagi atau bisnis tersebut tidak akan berkembang karena bisnis tersebut akan berhenti ditengah jalan. Begitu pula dengan ulet, apabila seseorang pembisnis tidak ulet maka ia akan kehabisan cara untuk menginovasikan produk tersebut, produk itu akan monoton dan tidak berkembang, hal tersebut akan menyebabkan produk akan mengalami kalah saing dengan produk serupa lainnya dan produk juga tidak akan bertahan lama.

Awalnya kelompok kami memiliki ide untuk berjualan rice bowl tetapi setelah dipertimbangkan lagi untuk membuat rice bowl membutuhkan modal yang cukup banyak serta pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama sehingga kelompok kami mencari ide usaha berbisnis lain yang lebih praktis, sampai akhirnya kita menemukan ide dan sepakat untuk berjualan risol mayo. Risol mayo sendiri merupakan jajanan pasar yang banyak diminati oleh berbagai kalangan dari anak anak sampai dewasa, risol mayo sendiri merupakan inovasi baru


dari risol isi, yang biasanya risol berisi dengan sayur mayur dan mie bihun akan tetapi risol mayo memiliki isi tambahan yaitu mayonaise yang membuat cita rasa risol menjadi semakin enak dan lumer ketika dimakan.

Risol mayo bisa menjadi alternatif jajanan pasar yang bisa dibeli di berbagai tempat yang sering kita jumpai, dikarenakan masyarakat sudah cukup familiar dengan produk makanan tersebut jadi risol mayo sudah memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat , selain itu risol mayo tergolong makanan yang sehat dikarenakan memiliki isian telur, daun bombay, sosis, dan mayonnaise yang menjadi ciri khas dari risol mayo, dengan adanya tambahan isi berupa mayonnaise tersebut maka membuat citarasa risol mayo ini menjadi lebih lumer dan lezat dan aman untuk dikonsumsi sehari hari, cara pembuatan risol mayo juga relatif mudah, maka dari itu dalam proses pembuatan risol mayo ini tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga bisa menghemat waktu pengerjaanya atau efisiensi waktu. Tetapi disisi lain risol mayo tidak tahan berhari hari dikarenakan pembuatannya menggunakan bahan bahan yang alami, namun kelompok kami juga menjual risol mayo dalam bentuk frozen sehingga bisa bertahan sampai 3 hari jika disimpan dalam suhu ruang yang dingin atau freezer

B. Tahap Pembuatan PPT dan Makalah

Pada waktu pembuatan power point dimulai pada tanggal 18 Maret dan dibutuhkan waktu kurang lebih satu minggu untuk mengerjakannya, hal tersebut mencakup menemukan ide produk bisnis dan pembuatan power point . Tanggal 25 Maret kelompok kami mempresentasikan hasil gagasan kami, dan mempresentasikan bisnis plan tersebut kepada ibu dosen Bu Sri Haryanti serta dihadapan teman teman, pada waktu mempresentasikan hasil bisnis plan kami ada beberapa kendala yang kelompok kami hadapi yaitu diantaranya kami belum menguasai materi dari ppt tersebut jadi yang seharusnya kami sudah memahami materi diluar kepala akan tetapi kami masih membaca teks terlebih dahulu, ada pula beberapa materi yang kurang dan belum kami tambahkan di power point, lalu kendala lain juga berupa makalah dari kelompok kami yang belum selesai dibuat. Dari beberapa kendala tersebut maka kelompok kami harus menemukan solusi atas beberapa kendala itu diantaranya untuk mengatasi ketergantungan terhadap membaca teks yang telah kami buat yaitu masing masing anggota telah mempersiapkan serta menguasai materi yang akan kita presentasikan nantinya sehingga pada saat waktu mempresentasikan hasil gagasan kami tidak perlu lagi membaca teks atau ketergantungan kepada teks yang telah kelompok kami buat, untuk kendala dari beberapa materi yang belum lengkap maka solusinya adalah setelah presentasi yang pertama maka


kelompok kami telah menambahkan materi materi yang kurang tersebut sehingga materi di ppt sudah lengkap sesuai dengan arahan dan masukan dari ibu dosen, lalu untuk kendala yang terakhir yaitu proses pembuatan makalah yang belum selesai maka solusinya adalah setelah presentasi selesai kelompok kami segera menyelesaikan makalah tersebut dan selang beberapa hari makalah telah terselesaikan dan siap diberikan kepada dosen pengampu sebagai salah satu bahan penilaian

Dalam proses pembuatan makalah kelompok kami berjalan dengan lancar, makalah yang kami buat tersusun secara rapi dikarenakan kami membuat makalah sesuai dengan point point pembuatan makalah yang telah diajarkan dan dijelaskan sebelumnya kepada kami yang terkait dengan produk wirausaha yang kami buat mulai dari pengertian, alasan kelompok kami memilih produk risol mayo sebagai usaha berbisnis kami sampai evaluasi atau kendala kendala yang kami alami selama tahap pemasaran produk ini yang tentunya juga dilengkapi dengan soulusi atau penyelesainnya sehingga kedepannya bisa menjadi pembelajaran bagi kelompok kami dan bisa kita perbaiki pula

Proses pembuatan makalah ini setelah menyelesaikan beberap hal antara lain yaitu menentukan ide, mententukan cara pemasaran dari produk yang kami jual serta menentukan target pasar barulah kami bisa membuat makalah berdasarkan proses tadi, waktu yang kami gunakan dalam membuat makalah ini kurang lebih satu minggu dimulai setelah kami menentukan ide produk. Produk yang kami buat yaitu “Risol Mayo” , kami menjelaskan produk kami dalam makalah yang terdiri dari bahan produk yang akan kami buat, proses pembuatan, manfaat, dan juga biaya pembuatan produk

Kemudian kami mulai Menyusun makalah satu persatu, mulai dari bab 1 hingga penutup. Penyusunan makalah kami lakukan di salah satu kost anggota kelompok kami, proses pengerjaan makalah ini yaitu kami membagi materi makalah per anggota kelompok, sehingga semua anggota kelompok mendapat bagian masing masing dan ketika semua sudah selesai menyusunnya barulah bagian dari sub bab makalah yang terpisah tersebut kita gabung menjadi satu, tak lupa kami juga melakukan koreksi secara bersama sama yang bertujuan agar dapat memperbaiki bahasa bahasa yang kurang sesuai sehingga meskipun kami mendapatkan bagian sendiri sendiri kami juga mengetahui hasil yang ditulis di makalah kami sehingga terciptanya keselarasan dalam makalah yang kami buat


C. Tahap Penjualan Risol Mayo

Setelah mendapatkan ide untuk jualan kami langsung ingin mencobanya. Kami berlima berinisiatif untuk berjualan risol mayo, dalam penjualan ini kita tidak memproduksi risol mayo sendiri, melainkan kita menjadi reseller dari salah satu UMKM di Mojosongo yang juga pemiliknya merupakan saudara dari salah satu anggota dari kita sehingga lebih mudah untuk bekerjasama. Harga awal dari produsen sendiri dipatok Rp.2500/pcs dan kita menjualnya Rp.3000/pcs. Untuk keuntungannya sendiri kita hanya mengambil keuntungan 500 rupiah disetiap picesnya untuk biaya akomodasi. Kelompok kami memilih metode pre order atau sistem berjualan dimana kita membuka pesanan terlebih dahulu lalu setelah beberapa pesanan mulai masuk dari kelompok kami baru membuatkan produk tersebut, tujuan dari pemilihan metode berjualan pre order yaitu agar produk sampai di tangan konsumen produk masih fresh atau bisa dikatakan masih anget angetnya, dengan kondisi tersebut maka produk risol mayo kami rasanya masih enak dan mayonaise nya pun juga masih lumer

Kami menjadi reseller dari salah satu saudara anggota kelompok kami beliau bernama Ibu Diah yang merupakan seorang ibu rumah tangga dan memiliki hobi memasak. Beliau pandai membuat berbagai bermacam makanan, namun risol mayo adalah menu andalannya. Risol mayo buatannya selalu disukai banyak orang. Beliau menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan mengolahnya dengan teliti untuk mendapatkan rasa yang sempurna. Beliau juga memberikan sentuhan personal pada risol mayonya. Mengapa kami memilih risol mayo untuk dijual karena praktis dan banyak disukai masyarakat sekitar khususnya teman- teman di kampus. Tidak hanya lezat, kami juga memberikan pelayanan yang terbaik dan ramah kepada pelanggan. Kami selalu mengutamakan citarasa produk risol mayo yang kami jual dan kami juga selalu terbuka terhadap kritik dan saran yang diberikan dari pelanggan ataupun konsumen. Hal ini membuat pelanggan semakin nyaman dan loyal terhadap risol mayo yang kami jual

Kami menjual risol mayo melalui media sosial dan dari offline seperti menawarkan ke teman-teman yang lainnya. Dari yang pertama kami memulai membuat desain untuk di promosikan ke media social. Mendesain pamfletnya cukup mudah dengan memanfaatkan kemampuan kami untuk membuat pamflet yang semenarik mungkin yang bertujuan untuk menarik perhatian konsumen, dan setelah pamflet sudah berhasil dibuat kami langsung mempromosikan di media sosial. Kami juga mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan jualan risol mayo. Kami aktif mengupload dan menawarkan ke pribadi chat


agar konsumen tergiur untuk membeli risol mayo kami. Kami membagikan foto risol mayo dan testimoni dari pembeli yang puas dengan risol mayo kami.Awal mulanya penjualan risol mayo kami terasa sepi, namun kami tidak patah semangat dan terus mempebaiki rasa dan tampilan risol mayo agar semakin menarik minat pembeli. Tak lama kemudian, mulai terlihat peningkatan penjualan risol mayo kami, ada salah satu teman kami yang membeli risol mayo dan merekomendasikannya kepada teman-teman mereka. Dengan usaha yang keras kami terus menerus untuk mempromosikan risol mayo. Kami mengingat bahwa promosi di media sosial itu mudah dan tidak perlu kemana-mana. Melalui media sosial memberi kesempatan pada bisnis kami untuk memahami konsumen. Interaksi dengan konsumen di media sosial lebih dekat dengan mereka dan mengetahui perilaku konsumen. Selain itu bagi kami manfaat mempromosikan produk kami yaitu risol mayo adalah menjagkau target pasar yang luas dan lebih hemat biaya di bandingkan seperti menyetak papan reklame, menyewa toko dan sebagainya. Namun terkadang berjualan di media sosial tidak mudah yang di bayangkan tetapi kami tidak akan menyerah dan akan memperbaiki kualitas demi pelanggan setia kami.

Lalu yang kedua kami mempromosikan secara langsung yaitu menawarkan kepada teman-teman sekitar kampus dan pelanggan lainnya. Kami memberanikan diri mulai menawarkan paket risol untuk paket catering risol mayo untuk acara-acara kecil seperti arisan ataupun untuk yang lainnya. Namun untuk saat ini belum ada yang memesan risol mayo kami untuk acara, Di sisi laim juga ada hikmahnya yaitu bisa memperbaiki kualitas agar pelanggan minat dengan risol mayo kami. Kemudian kami menawarkan kepada masing-masing dari teman kami dan ada yang memesan risol mayo kami dengan jumlah per orang 5-10 biji. Menurut kami sedikit ataupun banyak pesanan tetap kami syukuri karena masing-masing sudah di atur rejekinya. Terus menerus kami mencari pelanggan dan meawarkannya, kami menjual 3000/biji. Menurut kami dengan harga yang sudah di tentukan juga termasuk terjangkau dan tidak membebani atau worth it. Ternyata menjual produk secara offline/langsung memiliki tantangan juga seperti jangkaun pasar terbatas karena tidak semudah menggunakan media social yang sudah di jelaskan di atas tadi.

Selain itu berjualan secara offline/langsung juga harus mempunyai skill berkomunikasi dengan baik. Berkomunikasi dengan baik digunakan untuk marketing karena dapat membuat konsumen merasa tertarik kepada produk kami yaitu risol mayo. Selain itu juga komunikasi dalam bisnis ataupun yang sering disebut marketing karena dapat mempermudah seseorang dalam berinteraksi dengan pelanggan. Selain menawarkan ke teman-teman kami juga menawarkan kepada tetangga kos dan tetangga rumah. Tetangga rumah pernah membeli risol


mayo kami dengan jumlah 5 biji. Lalu beberapa hari kemudian tetangga rumah memberikn testimoni yang baik untuk risol mayo kami. Kami selalu merasakan senang kaena mendapatkan masukkan baik. Dari penjualan risol mayo kami dapat di simpukan yaitu jangan malu berdagang karena berdagang adalah suatu kegiatan yang baik asal kita juga menggunakan cara yang baik. Di sisi lain kami juga merasa berkecil hati jika tidak ada yang pesan sama sekali pun, namun kejadian seperti itulah yang membuat kami tidak patah semangat dan menyerah dengan apa yang kita lakukan. Lalu hikmah yang lain jika tidak laku yaitu selalu memperbaiki semua bahan produksi dan menciptakan rasa bau agara pelanggan mudah untuk tertarik dengan produk kami. Kami juga selalu mempebaiki kerja tim karena sangat besar untuk meningkatkan produktivitas, moral, dan kualitas keseluruhan produk. Selaim itu juga, dapat meningkatkan kinerja bisnis.

D. Tahap Evaluasi Penjualan Risol Mayo

Setelah kelompok kami berhasil menjual produk risol mayo, ada beberapa evaluasi dari kelompok kami yang kedepannya harus kami perbaiki yaitu pertama dari penjualan. Dalam memulai sebuah usaha bisnis dan ketika bisnis tersebut sudah berjalan tentunya di akhir penjualan akan ada dua kemungkinan yaitu kemungkinan untung atau kemungkinan ruginya, kategori untung atau rugi tersebut dihitung berdasarkan total pendapatan penjualan di akhir dikurangi dengan total pengeluaran, total pengeluaran ini bisa disebut sebagai HPP atau Harga Pokok Produksi yang biasanya terdiri dari harga bahan baku, akomodasi, jasa dan biaya lain lain. Setelah diakumulasi dari awal memulai penjualan dan kelompok kami mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tersebut yaitu kami mendapatkan keuntungan Rp 500 per pieces risol mayo

Lalu dari segi rasa risol mayo, rasa risol mayo dari kelompok kami yang kami jual ternyata tidak selalu konsisten karena pihak produsen memiliki beberapa asisten yang mungkin membuat rasa risol mayo berbeda dan juga belum memiliki resep paten dibandingkan dengan risol mayo lainnya di pasaran yang sudah lebih dulu memulai bisnis risol mayo, terkadang risol mayo yang kami jual masih memiliki rasa yang sedikit asin atau tepung panir dari risol tersebut terkadang masih terlalu tipis yang menyebabkan risol mayo tidak terlalu crispy ketika dimakan, walaupun hal tersebut tidak sering terjadi pada produk risol mayo yang kami jual tetapi hal ini bisa memengaruhi mindset konsumen yang membuat beberapa konsumen ragu untuk membelinya dikarenakan beberapa konsumen sudah terbiasa membeli jajanan risol mayo di tempat yang biasanya mereka beli yang rasanya sudah melekat di lidah mereka, menyadari


pentingnyarasadanteksturdaripembuatanrisolmayo, makaevaluasidarihaltersebutyaitu produk risol mayo yang kami jual harus memiliki resep yang tidak berubah ubah atau bisa diistilahkan dengan resep paten yang bertujuan agar pembeli selalu mendapatkan rasa yang sama ketika membelinya serta untuk mendapatkan kepercayaan konsumen kepada produk kami, maka dari itu kami memiliki solusi yaitu kedepannya kelompok kami akan mencoba memberi masukan kepada produsen agar menambah varian rasa dari risol mayo tersebut hal ini bertujuan untuk menambah selera pembeli agar tidak bosan dengan satu varian itu saja dan tidak terkesan monoton dimata konsumen. Dengan adanya penambahan varian rasa dari produk risol mayo tersebut maka kedepannya risol mayo yang kami jual lebih siap lagi untuk bersaing dengan jajanan yang serupa dan tidak mengalami ketertingalan akan inovasi dari produk rasa risol mayo

Kedua kelompok kami juga melihat dari segi pemasaran meskipun sudah cukup melalui media sosial seperti Facebook, instagram dan whatsapp. Kami mempromosikan dengan Membagikan gambar, pamflet ataupun brosur yang telah kami desain melalui postingan ataupun story sosial media kami dan melalui promosi dari mulut ke mulut, kami mengenalkan produk kami ke teman dan masyarakat sekitar yang kami jumpai. Kami juga meminta kepada konsumen yang telah membeli produk risol mayo kami untuk memberikan testimoni, lalu testimoni tersebut akan kita sebar di media sosial kami yang bertujuan agar bisa menjadi salah satu faktor untuk mulai mendapatkan kepercayaan konsumen kepada produk kami sehingga produk kami juga akan terus diketahui oleh khalayak umum. Kami juga meminta teman-teman kami untuk memberikan masukan serta saran tentang produk kami sehingga bisa menjadi salah satu evaluasi kedepannya dari kelompok kami, kami juga bekerja sama dengan teman teman sebaya kami agar memberikan informasi dan rekomendasi apabila ada kerabat atau saudara mereka yang sedang mencari jajanan risol mayo agar mennyarankan produk risol mayo kami kepada mereka. Melihat respon pembeli yang sangat baik yamg membuat kami antusias untuk terus mempromosikan hasil usaha kami dan selalu melakukan inovasi maupun kreasi dari risol mayo, disamping dari segi rasa maupun tekstur risol mayo kelompok kami juga selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan dapur dan peralatan sehingga kita dapat memastikan bahwa standar kebersihan yang tinggi dapat di pertahankan selama proses produksi untuk menjaga keamanan produk risol mayo yang kami jual dan tidak mendapatkan komplain mengenai kecacatan pada produk risol mayo kami

Sudah menjadi kebiasaan yang umum bagi masyarakat Indonesia disaat menyantap hidangan maupun jajanan yang dipasarkan tidak lengkap apabila tidak dilengkapi dengan saos


sambal, begitu pula dengan produk risol mayo kami juga dilengkapi dengan saos sambal sehingga semakin menambah citarasa risol mayo, akan tetapi saos sambal yang digunakan produsen untuk produk risol mayo tersebut memiliki rasa yang kurang gurih dan hanya berasa manis maka produsen sepakat untuk mengganti saos yang digunakan di risol mayo tersebut, saos yang digunakan saat ini memiliki rasa yang gurih dan terasa cocok untuk menjadi pelengkap dari risol mayo kami tentu akan menambah biaya produksi dari HPP di awal yang akan menyebabkan kenaikan harga dari risol mayo yang kami jual, kelompok kami memiliki solusi bahwa kami akan lebih menekan lagi harga pembuatan risol mayo jadi dengan hal tersebut akan terjadi keseimbangan harga yaitu dimana produk kemai meangalami perbaikan di segi saos akan tetapi harta dari risol mayo tersebut tetap dan tidak mengalami kenaikan harga. Walaupun terlihat hanya hal yang sepele akan tetapi dari faktor kecil tersebut yang bisa membuat produk risol mayo. Tarrget perencanaan usaha yang telah direncanakan sebelumnya akan membuat usaha semakin berkembang, kemudian dengan adanya evaluasi akan memberikan dampak positif bagi citra produk kami dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Tentunya dengan penyusunan berbagai cara perencanaan pengembangan baik dari jangka pendek atau jangka panjang akan memberikan efek maksimal bagi usaha risol mayo kami.

     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Plan

Manajemen Investasi Teknologi Informasi

MANAGEMENT INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI            Oleh: AlFattah Candra S.R - Prodi MAZAWA   1. Management Investasi IT A. Konsep Manageme...