Pagi yang
cerah di Car Free Day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, aroma lezat kimbab menggoda
setiap orang yang melintas. Booth sederhana namun menarik milik Kimbab Oishii
Chwichan dikelilingi pelanggan yang tertarik dengan kelezatan autentik kimbab.
Terbuat dari bahan berkualitas seperti nasi, nori, dan isian segar, kimbab ini
disajikan dengan tampilan yang menggugah selera. Sebelum matahari terbit,
keempat owner Kimbab Oishii Chwichan—Fahmi, Zaida, Reina, dan Difta—sudah sibuk
mempersiapkan segala kebutuhan. Mulai dari memasak nasi, mengolah isian, hingga
memastikan setiap potongan kimbab terlihat sempurna. Di ruang produksi
sederhana, tawa ringan terdengar sesekali di sela keseriusan mereka. Setiap
anggota punya peran: ada yang fokus menggulung kimbab, ada yang menyiapkan
kemasan, dan ada yang memastikan semua peralatan siap dibawa ke CFD.
"Jangan lupa
stiker logonya!" seru Reina sambil menyusun mika yang telah terisi rapi.
Dengan perhatian pada detail seperti ini, mereka percaya produk mereka bukan
hanya lezat, tapi juga memiliki sentuhan profesional. CFD Jl. Slamet Riyadi
telah ramai sejak pukul 06.00 pagi. Dari komunitas sepeda hingga keluarga kecil
yang berjalan santai, semuanya menikmati suasana yang bebas dari kendaraan.
Booth Kimbab Oishii Chwichan, yang dihiasi banner cerah bertuliskan nama usaha
dan filosofi logonya, sudah mulai didatangi pelanggan.
“Kimbab ini asli Korea, ya?” tanya seorang ibu
muda sambil mengamati produk di meja.
“Betul, Bu. Tapi
kami sesuaikan rasanya dengan lidah lokal, jadi lebih cocok untuk semua orang,”
jawab Difta dengan senyum ramah. Pelayanan yang personal seperti ini menjadi
daya tarik tersendiri bagi para pelanggan.
Sampel gratis
yang disediakan berhasil memikat hati pengunjung. Setelah mencicipi, mereka
tanpa ragu membeli lebih banyak. Dalam hitungan jam, stok untuk penjualan
langsung hampir habis. Sementara itu, pesanan open pre-order (PO) sudah
dipisahkan dalam tas-tas besar yang siap diantarkan ke pelanggan yang memesan
sebelumnya. Sebagian pelanggan bahkan datang langsung ke CFD untuk mengambil
pesanan mereka.
“Ini kimbab pesanan saya ya? Sudah nggak sabar pengen coba,” ujar seorang
pelanggan sambil tersenyum puas setelah menerima paketnya.
PO menjadi strategi jitu bagi tim Kimbab Oishii Chwichan untuk meningkatkan penjualan sekaligus membangun loyalitas pelanggan. Dengan cara ini, mereka tidak hanya mengandalkan penjualan langsung di lokasi, tetapi juga memastikan ada pendapatan tambahan. Pada hari itu, kelompok Kimbab Oishii Chwichan berhasil menjual 35 porsi kimbab langsung di CFD. Selain itu, mereka telah membuka pre-order (PO) sebelumnya dan menerima 40 pesanan yang juga diselesaikan pada hari yang sama. Total 75 porsi yang terjual menjadi bukti bahwa makanan sehat dan praktis ini sangat diminati. Proses produksi kimbab dilakukan sejak dini hari dengan fokus pada kebersihan dan kualitas bahan.
Kimbab dikemas dalam mika
yang diberi stiker logo "Kimbab Oishii Chwichan," memastikan
pelanggan mendapatkan produk yang higienis dan menarik. Booth di CFD menjadi
tempat interaksi langsung, di mana pelanggan dapat mencicipi sampel sebelum
membeli. Kimbab Oishii Chwichan telah menunjukkan bahwa bisnis kuliner sehat
memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan strategi pemasaran yang terarah,
pengelolaan keuangan yang baik, dan kualitas produk yang konsisten, usaha ini
berpotensi berkembang lebih jauh, bahkan melampaui lingkup Car Free Day.
Hari itu menjadi langkah awal bagi Kimbab Oishii Chwichan untuk menancapkan
nama di hati pelanggan. Booth sederhana mereka telah membuktikan bahwa dengan
dedikasi, inovasi, dan strategi yang matang, bisnis kecil pun dapat bersaing di
tengah tren kuliner yang semakin beragam. Di akhir diskusi, Reina berkata
sambil tersenyum, “Ini baru permulaan. Minggu depan kita targetkan 50 porsi di
CFD, ya? Semangat!” Langkah kecil Kimbab Oishii Chwichan di Car Free Day adalah
bukti nyata bahwa dengan usaha bersama, mimpi besar bisa mulai terwujud dari
ide-ide sederhana.
Nama: Zaida Nafia Rahma
NIM: 225221058
Kelas: AKS 5B

Tidak ada komentar:
Posting Komentar