Mengupas Awal Mula Tahu Isi Dari Inovasi Hingga Menjadi Tren Makanan Tahu Isi Mercon Goyang Lidah

 Mengupas Awal Mula Tahu Isi Dari Inovasi Hingga Menjadi Tren Makanan Tahu Isi Mercon Goyang Lidah

Oleh : Lutfi’ah Miftahul Jannah (225221028)

Pada mulanya, bisnis “Tahu Goyang Lidah” dimulai pada saat memperoleh tugas mata kuliah Kewirausahaan Islam di Semester 5 dengan Dosen Pengampu Ibu Sri Nur Hayati, S.E.,M.M. Tahu Isi mercon merupakan inovasi dari tahu isi yang biasanya diisi adonan bakso dan sayur. Akan tetapi Tahu isi mercon yang kami jual yaitu tahu isi yang berisikan varian rasa seperti, jamur, bakso, ayam suwir, hati ayam, usus ayam dan belut yang sudah dibaluri cabai yang sangat pedas hingga menggetarkan mulut dan menggoyangkan lidah. Oleh karena itu tahu isi tersebut dinamakan “ Tahu Isi Mercon Goyang Lidah”.

Pada suatu ketika, kami memutuskan untuk melaksanakan uji coba pembuatan Tahu isi Mercon dengan berbagai varian isian yang sudah dibaluri cabai. Semangat dan antusiasme kami sangat tinggi karena ini adalah kesempatan untuk menggabungkan inovasi dari tahu isi sayur dan bakso menjadi tahu isi mercon agar lebi banyak dikenal oleh banyak orang. Kemudian, kami membeli bahan dan menyiapkan bahan yang diperlukan untuk membuat tahu isi mercon. Untuk bahan – bahannya seperti, tahu kempong, tepung terigu dan minyak goreng. Lalu untuk bumbu penyedapnya menggunakan cabai, bawang putih, bawang merah, garam, penyedap rasa, jahe kunyit laos, sereh, daun jeruk dan daun salam. Yang selanjutnya bahan dan bumbu tersebut dicampur dengan isian jamur, hati ayam, usus ayam, ayam suwir, belut dan bakso dimasak hingga matang. Tahu kempong dibelah dan dimasukkan isian kemudian dibaluri tepung dan digoreng.

Uji coba yang kami lakukan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru untuk menciptakan varian isian tahu isi yang memiliki cita rasa yang khas. Kami mengundang teman – teman dan keluarga terdekat untuk mencicipi dan memberikan masukan terkait produk yang telah kami buat untuk mendapatkan persepsi dari orang lain. Penilaian yang diberikan untuk melakukan penyesuian dan perbaikan resep. Konsistensi rasa dan tekstur setiap tahu isi yang diuji untuk menentukan standar kualitas serta kami juga melakukan perbaikan resep tahap uji coba ini jika masih dirasa kurang dari harapan. Selain itu, kami juga mencicipi setiap varian tahu isi mercon. Setiap gigitan memberikan sensasi yang berbeda. Jamur yang lembut, hati ayam yang gurih, ayam suwir yang gurih, usus yang kenyal, belut yang unik dan bakso yang kenyal dan lembut yang sudah baluri bumbu cabai pedas.

Ide awal untuk menciptakan tahu isi mercon dengan berbagai varian ini muncul dari rasa ingin berinovasi menghadirkan suatu varian rasa yang unik di dunia pasar kuliner. Kami terinspirasi dari kegemaran masyarakat indonesia terhadap makanan pedas dan memberikan inovasi baru dari tahu isi. Setelah pencarian ide melalui pencarian media sosial seperti tiktok, facebook, instagram dan melakukan diskusi bersama. Sehingga terciptalah ide untuk membuat varian isian tahu dengan jamur, ayam suwir, hati ayam, usus ayam, belut, dan bakso pedas.

Tempat produksi untuk membuat tahu isi mercon di Kost Nadia, kami memberikan nama yang menarik dan mudah diingat untuk setiap varian, seperti “Tahu Isi Mercon Goyang Lidah”. Hal ini digunakan untuk membuat nama produk dengan nama branding yang kuat untuk menarik pembeli. Kami memanfaatkan platform media sosial seperti Whatsapp dan Instagram untuk mempromosikan tahu isi mercon. Dengan menggugah foto-foto menarik dan video proses pembuatan dapat menggugah selera dan menarik minat konsumen. Untuk anggota dari kelompok kami terdiri dari (nadia, sandra dan jannah).

Kami menggunakan system pre order mengingat adanya waktu yang terbatas dengan kuliah, penjualan kami laksanakan 2x dalam minggu, untuk penjualan pertama kami sudah menampung 71 pcs pesanan tahu dengan harga Rp 2.500 per pcs. Dan memperoleh total keuntungan Rp 47.500 karena pada saat pertama kali kami berjualan maka, kami menjual produk dengan memberikan promo beli 5 gratis 1 pcs tahu isi mercon. Dan kami juga menitipkan produk kami di tenongan dan angkringan.

Evaluasi kinerja bisnis Tahu Isi Mercon memberikan wawasan penting untuk pengembangan dan perbaikan bisnis kami. Dengan menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan, diharapkan bisnis ini dapat terus berkembang dan mempertahankan usaha bisnisnya di pangsa pasar kuliner. Inovasi dan peningkatan kualitas produk akan menjadi kunci keberlanjutan bisnis untuk jangka panjang. 

Menghadapi tantangan adalah bagian dari perjalanan kami dalam membuat produk tahu isi mercon yang memiliki kualitas baik. Dalam menemukan keseimbangan rasa yang tepat antara rasa asli isian dengan kepedasan cabe rawit. Kami juga harus memastikan bahwa pedasnya tidak terlalu dominan sehingga tidak mengalahkan rasa dari isian tahu. Untuk menjaga rasa dan kualitas dari setiap varian tahu isi mercon harus memiliki standar yang sama agar pelanggan mendapatkan pengalaman yang sama setiap kali ada yang membeli produk kami. Adanya harga bahan baku yang sedang naik dapat menyebabkan proses pembuatan produk menjadi kurang efisien sehingga diperlukan adanya pengelolaan biaya yang perlu dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa bisnis tetap menguntungkan. Rasa pedas dari tahu isi mercon dan varian rasa yang ada tidak semua bisa diminati dikalangan konsumen. Hal ini dikarenakan banyaknya produk yang sedang tren terutama diplatform media sosial sehingga diperlukan inovasi produk agar dapat mengikuti pangsa pasar dan meningkatkan daya saing. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Plan

Manajemen Investasi Teknologi Informasi

MANAGEMENT INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI            Oleh: AlFattah Candra S.R - Prodi MAZAWA   1. Management Investasi IT A. Konsep Manageme...