MEMBANGUN
KEBERANIAN DENGAN REPUBLIK SISKAR
Berawal
dari sebuah ide sederhana, saya M. Taufiq qurrahman dengan teman-teman saya yang
berasal dari universitas terbesar nomor satu di pucangan yaitu UIN Raden Mas
Said Surakarta fakultas ekonomi dan bisnis islam prodi aknutansi syariah, mempunyai
ide menciptakan produk kuliner unik yang diberi nama dengan Republik Siskar.
Siskar sendiri merupakan singkatan dari Sosis Mekar. Sedangkan makna kata
Republik sendiri yaitu simbol komunitas. Dimana kami ingin tidak hanya tentang
produk tetapi membangun hubungan baik dengan pelanggan, mitra kerja, dan
masyarakat. Republik siskar menciptakan ekositem usaha yang inklusif, dimana
setiap orang merasakan manfaatnya baik dari sisi penjual maupun pembeli. Produk
ini bukan hanya sekedar camilan, tetapi simbol semangat inovasi dan usaha yang
tak kenal lelah. Dengan cita rasa khas, tampilan menarik, dan harga yang ramah
di kantong, Siskar menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Taufiq,
adalah panggilan akrab saya, saya memulai usaha ini dari nol bersama dengan
teman sekelompok saya yang terdiri dari zaidan Muhammad salma uliansyah yang
akrab di sapa dengan nama Samuel, selain itu juga ada dua rekan saya lagi yang
bernama Ainun intan fauziyah, dan Nurul Latifah. Awal mula usaha kami yaitu karena
adanya tugas matakuliah kewirausahaan. Dengan Bermodalkan keberanian dan
kreativitas, kami berinovasi menciptakan sosis goreng berbentuk mekar yang unik
dan menggugah selera. Ide ini lahir dari keinginannya anggota kelompok kami
yang penuh dengan inovasi-inovasi dalam kepalnya layaknya seorang ilmuan yaitu
Zaidan Muhammad salma uliansyah atau yang kerap di sapa Samuel, untuk
menghadirkan camilan yang berbeda di tengah persaingan kuliner yang ketat.
Minggu
pagi adalah hari yang sudah kami nantikan perjuangan hidup dan mati kami
pertaruhkan pada hari ini. Saya dan teman-teman berusaha melawan rasa malas dan
kantuk kami pada hari minggu pagi ini yang pada umumnya itu adalah waktu yang
nikmat untuk bermalas-malasan. Tetapi kami memilih membuka lapak di Car Free
Day (CFD) kartasura untuk mencari keberuntungan dari setiap hal yang kami
lakukan. CFD dipilih karena merupakan tempat berkumpulnya berbagai kalangan,
dari anak-anak hingga dewasa. Kehadiran Republik Siskar di tengah keramaian
menjadi daya tarik tersendiri. Strategi ini tidak hanya meningkatkan penjualan,
tetapi juga memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas.
Sosis
Mekar sendiri memiliki keunggulan yang menjadikannya berbeda dengan produk yang
lainnya. Selain bentuknya yang menyerupai bunga mekar, sosis ini dibuat dari
bahan berkualitas, mulai dari sosis yang 100% daging asli, kulit lumpianya juga
memiliki kualitas yang setara dengan kulit pangsit di gacoan, dan dipadukan
dengan bumbu rahasia yang menggugah selera. Tersedia dalam berbagai varian,
mulai dari bentuk kipas, rasa pedas manis, hingga barbeque, Republik Siskar
selalu mampu memikat hati pelanggan.
Perjalanan
saat berjualan di CFD ini tentu tidak selalu mulus seperti apa yang kita bayangkan
dan tidak semudah apa yang kita lihat. Saya dan teman-teman menghadapi berbagai
tantangan, mulai dari cuaca yang tidak bersahabat saat berjualan di CFD terus
belajar dan beradaptasi. Dari pengemasan hingga pelayanan, semuanya
ditingkatkan demi kepuasan pelanggan.
Pada
saat itu cuaca sangat sulit ditebak yang tadinya terang berubah menjadi
rintik-rintik kecil yang mebuat kami menjadi sedikit putus asa dan ragu. Tetapi
dengan keiginan dan tekad yang kuat akhirnya awan yang tadinya tidak bersahabat
dengan kami akhirnya perlahan lahan menghilang dan mejadi cerah sesuai dengan
keinginan dan tekad kami. Selain cuaca persaingan dengan produk serupa dan
inovatif merupakan tantangan bagi usaha kami. Namun, kami tidak menyerah dengan
hal-hal seperti itu, dengan ketekunan, dan kerja keras yang penuh kami
melakukan promosi tidak hanya di tempat saja, tetapi kami juga keluar dari zona
nyaman kami untuk menarik pelanggan. Rintangan demi rintangan kami lalui dan
pada akhirnya satu per satu pelanggan mulai berdatangan dan membeli dagangan
kami. Meskipun dagangan kami tidak habis pada hari itu tetapi kami tetap
mensyukuri sambil menikmati dagangan kami sendiri sebagai self reward, yang
sudah mampu melawan nafsu pada diri sendiri dan rintangan saat berjualan.
Saya dan teman-teman bermimpi menjadikan
Republik Siskar sebagai produk kuliner nasional yang dikenal luas. Tidak hanya
berhenti di CFD, kami berencana memperluas jangkauan dengan membuka gerai di
berbagai tempat, bahkan memasuki pasar digital yang lebih luas tidak hanya
melakukan sitem PO di satu sosila media saja seperti WA tetapi di semua media digital.
Dari
tugas yang simple ini, banyak makna yang dapat dipetik dari pengalaman CFD disini,
yaitu Berani untuk memulia dan patang menyerah. Berani untuk memulai adalah
sesuatu yang sulit dilakukan Ketika mau memulai bisnis tentunya salah satu
ketakutannya itu takut tidak laku dagangannya tetapi kesuksesaan tidak akan
datang tanpa keberanian, ini suatu saat akan membuka peluang di masa depan
serta pantang menyerah juga menjadi kunci ketekunan dalam meraih sebuah
keberasilan dalam menjalankan usaha jika tidak berani memulai maka kita tidak
akan tau apa peluang yang ada didepan kita.
Saya
berharap kisah ini bisa menginpirasi pembaca untuk berani dalam memulai
usahanya dengan niat yang lurus dan sifat yang pantang menyerah. Semoga
pengalaman singkat yang saya bagikan bisa menjadi motivasi bagi para pembaca
untuk lebih berani dan pantang menyerah dalam menjalankan suatu uasaha.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar