FUNGSI KEPEMIMPINAN DALAM MANAJEMEN ORGANISASI DI ERA KONTEMPORER

 

NAMA : Zufar Ananda Masykuri

NIM : 252141028

PRODI : Manajemen Zakat Dan Wakaf

   Manajemen merupakan serangkaian kegiatan manusia yang dilakukan Bersama- sama dalam mencapai tujuan yang di inginkan melalui tahapan perencanaan,pengorganisasian, pengarahan, pengontrolan , dan pengawasan terhadap sumber daya manusia .Sedangkan organisasi merupakan sekumpulan individu yang berkumpul pada satu lingkungan yang memiliki pendapat yang berbeda dalam mengemukakan sebuah gagasan yang digunakan untuk mencapai tujuan untuk kemaslahatan Bersama. Dalam organisasi dibutuhkan Kerjasama dan komunikasi yang baik antara satu individu dengan individu yanf lain agar terhindar dari konflik internal dalam organisasi. Di setiap organisasi manajemen selalu hadir dan tidak bisa dihilangkan begitu saja.Manajemen dalam organisasi merupakan hal yang terdapat dalam keberlangsungan sebuah organisasi Manajemen dalam organisasi merupakan sebuah akifitas yang dilakukan oleh sekelompok individu untuk merencanakan, mengatur dan mengembangkan sebuah visi dan misi organisasi. Manajemen dalam organisasi bertujuan untuk mengatur struktur dan rencana organisasi yang dilakukan setiap individu agar berjalan seperti yang di inginkan. Untuk menjalankan sebuah organisasi dibutuhkan seorang pemimpin yang baik dalam mengatur dan mengelola organisasi.

   Kepemimpin merupakan salah satu elemen paling penting dan memainkan peran yang efektif dalam menentukan keberhasilan manajemen organisasi pada ruang lingkup sumber daya manusia ( SDM ). Kepemimpinan memiliki fungsi untuk mengarahkan dan memberikan motivasi terhadap sumber daya manusia untuk mencapai tujuan bersama dan keberhasilan dalam upaya meningkatkan efisiensi dalam organisasi. Pemimpin memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja untuk mencapai tujuan organisasi. sangat dibutuhkan dalam melakukan pengembangan organisasi. Peran kepemimpinan menjadi semakin penting dalam menghadapi perkembangan digital dan globalisasi di era kontemporer saat ini..Kinerja pemimpin tidak hanya memengaruhi kinerja dan emosional setiap individu , namun juga berpengaruh terhadap budaya anggota yang terdapat dalam suatu organisasi.Dalam dunia yang mengalami perubahan zaman terdapat adanya kompetitif yang sangat sengit antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain, dalam menentukan perusahaan mana yanglebih baik bisa ditentukan oleh individu atau sumber daya manusia yang dimiliki oleh setiap perusahaan. Sebuah organisasi tidak dapat berjalan dengan baik jika tidak terdapat sebuah pemimpin yang bertugas sebagai penanggung jawab organisasi. Sebagai seorang pemimpin, seseorang harus mampu menjadi contoh dan teladan yang baik bagi para anggotanya. Manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial , seorang pemimpin tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain . Jika seorang pemimpin menjalan organisasi sendirian maka hasil yang didapat tidak akan maksimal.Dengan adanya peran kepimpinan dalam sebuah organisasi dapat mencegah adanya konflik internal maupun eksternal. Sebuah organisasi tidak dapat berjalan Ketika tidak ada kepimpinan dalam organisasi tersebut.kepemimpinan ibarat sebuah remote control dalam organisasi. Jika pempin bergerak maka setiap anggota juga bergerak.

 Sebagai seorang pemimpin yang menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi diharuskan memiliki pengetahuan yang mendalam tentang manajemen dalam lingkup organisasi. Jika tidak memiliki pemahaman yang mendalam dalam manajemen organisasi maka akan tercipta sebuah organisasi yang buruk dan tidak efektif. Seorang pemimpin harus mampu mengatur setiap anggotanya agar mempertanggung jawabkan tugas yang diberikan organisasi , memberikan kebijakan yang baik ,mengelola sumber daya, dan memberikan dukungan motivasi untuk meningkatkan kualitas sebuah organisasi Peran seorang pemimpin bukan sebatas itu saja ,namun juga menekankan pembangunan kapasitas anggota, mengumpulkan serta membentuk setiap individu dari berbagai macam kalangan yang memiliki kemampuan yang sesuai untuk mengembangkan organisasi, menciptakan sebuah lingkungan yang baik dan positif untuk meningkatkan efektivitas yang relevan sesuai dengan perkembangan zaman.Selain itu dengan menerapkan strategi pelatihan dan diskusi bagi setiap anggota yang digunakan untuk meciptakan komunikasi yang baik dan memperkuat kolaborasi antar anggota. Seiring berjalanya waktu ,tranformasi digital semakin berkembang dengan cepat,seorang pemimpin juga harus melek terhadap digital dengan mempelajari setiap teknologi yang berkembang di masa modern dan menerapkan pada organisasi untuk meciptakan sebuah organisasi yang paham akan teknologi dan selalu mengikuti perubahan zaman. Dengan mengikuti perkembangan digitalisasi dapat mempermudah dalam komunikasi,mempermudah dalam menggali informasi yang berguna bagi organisasi dan menjalan sebuah bisnis secara online. Era digital memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. Banyak peluang dalam membuka kesempatan untuk melakukan perubahan dan perkembangan bagi setiap orang. Dengan adanya teknologi baru seperti articifical intelegent ( AI ) yang merupakan kecerdasan buatan diharapkan mampu mempermudah jalannya sebuah organisasi untuk menciptakan sebuah organisasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

   Sumber daya manusia ( SDM ) merupakan salah satu aset yang paling penting dalam membangun dan menjalankan sebuah organisasi.Dengan adanya pengembangan sumber daya manusia (SDM ) yang efektif dapat menciptakan setiap individu yang kompeten dan meningkatkan daya saing antar organisasi di pasar global. Kepemimpinan memiliki peran penting dalam konteks tersebut, pemimpin harus tahu bagaimana cara yang efektif dalam membentuk dan memfasilitasi setiap anggotanya untuk menumbuhkan kemampuan yang berguna dalam organisasi melalui pembinaan, pelatihan, serta pemberdayaan yang terstruktur .Hal tersebut menumbuhkan sikap kompetitif dan adaptif bagi setiap anggota. Pada akhirnya peran kepemimpinan dalam manajemen sumber daya manusia di organisasi merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia ( SDM ) secara menyeluruh dan mencapai tujuan jangka Panjang organisasi.

   Di abad 21 ini yang merupakan era yang penuh dengan perkembangan teknologi yang mampu mempermudah dalam dalam menjalankan kehidupan sehari - hari masih menyimpan tantangan – tantangan bagi seorang pemimpin yang masih perlu diselesaikan. Meskipun membuat pekerjaan menjadi lebih mudah namun faktanya masih banyak teknologi yang masih disalahgunakan untuk keuntungan pribadi maupun kelompok. Teknologi – teknologi yang perkembangannya sangat pesat seperti kecerdasan buatan yang biasa disebut dengan artificial intelligence ( AI ) yang mampu menjawab semua pertanyaan yang kita ajukan masih sering di salah artikan kegunaannya , AI diciptakan untuk membantu kita untuk mempermudah dalam akses mencari dan mengkaji ilmu pengetahuan,ilmu umum, ilmu agama dan lain - lain dengan cepat tanpa harus melakukan hal – hal yang rumit seperti membuka satu persatu buku untuk mencari jawaban . Namun kebanyakan orang saat ini hanya menggunakan kecerdasan buatan saja dalam mencari jawaban dan tidak berusaha untuk membaca buku untuk mencari jawaban, padahal membaca merupakan salah satu cara agar otak menjadi lebih encer dan buku merupakan jembatan ilmu. Tentu hal tersebut menimbulkan berbagai dampak negatif di kalangan masyarakat saat ini. Adanya kecerdasan buatan bisa menimbul beberapa permasalahan seperti otak menjadi tumpul dan tidak mampu dalam mengembangkan kreatifitas serta tidak mampu mengembangkan pikiran untuk berpikir kritis. Sudah menjadi tugas pemimpin untuk melakukan pebimbingan terhadap setiap anggota agar tidak menyalahgunakan teknologi ke tempat yang salah. Salah satu Perkembangan teknologi yang pesat seperti robot dapat mengancam hilangnya pekerjaan yang dilakukan oleh manusia, hal ini masih menjadi pertimbangan yang berat sebagai seorang pemimpin apakah ingin memperkerjakan manusia dengan tujuan membantu seseorang untuk menghidupi kebutuhan dalam kehidupan sehari – hari atau memilih menggunakan teknologi terbaru untuk menghemat anggaran organisasi dan lebih efisien.

     Meskipun dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat dapat menyebab tantangan berat bagi seorang pemimpin, namun masih terdapat tantangan – tantangan berat lainnya seperti munculnya Keberagaman anggota di lingkungan organisasi dapat berpengaruh dalam kestabilan organisasi . Peran seorang pemimpin adalah untuk menciptakan sebuah lingkungan yang positif dan kondusif bagi setiap anggota untuk mendukung dalam terciptanya keberagaman di dalam organisasi serta mengawasi setiap kegiatan di organisasi secara koprehensif. Setiap pemimpin harus mempunyai jiwa leadership yang baik dalam menerapkan sistem manajemen terhadap organisasi untuk menciptakan lingkungan organisasi yang efektif dan efisien. Mengawasi Namun tantangan – tangan berat bukan berasal dari internal saja, peran seorang pemimpin harus menjaga organisasi agar tidak di hancur oleh pengaruh dari luar. Namun hal tersebut bisa dicegah dan di hindari dengan melakukan kerja sama dan perbnadingan dengan sesama organisasi yang bergerak di bidang yang sama untuk menciptakan hubungan sosial yang baik dan mengembangkan inovasi – inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

 Dalam pengembangan jenis - jenis kepemimpinan terdapat pengelompokan Konsep dalam kepemimpinan. Berikut merupakan penjelasan tentang konsep kepemimpinan :

1. Konsep kepemimpinan distributif

Konsep ini mengacu pada praktik dalam membagi tanggung jawab dan pengambilan keputusan terhadap seluruh anggota organisasi, tidak hanya berpusat pada satu individu atau tingkat kepemimpinan tertentu. Konsep ini lebih mengutamakan kolaborasi dan menekankan partisipasi dari setiap anggota dalam organisasi. Sehingga memunculkan sebuah lingkungan dimana semua jenis keterampilan yang berguna dalam organisasi dapat tersebarluas secara merata untuk mencapai tujuan Bersama dalam berorganisasi.

Kepemimpinan distrbutif juga menekankan pengambilan keputusan oleh para pemimpin dan aspek interaksi. Pemimpin memiliki tanggung jawab untuk proses pengambilan keputusan yang di distribusikan kepada para anggota organisasi. Hal ini menunjukan bahwa tanggung jawab bersifat inklusif bagi seorang pemimpin dan bukan hanya dari satu orang saja namun juga melibatkan kerja sama dan keterlibatan seluruh anggota dalam organisasi. Proses kolaboratif melibatkan pengambilan keputusan, pemecahan masalah ,dan negosiasi yang dilakukan Bersama – sama dalam mencapai tujuan bersama.

2. Kepemimpinan transformasional

   Kepemimpinan transformasional merupakan konsep kepemimpinan yang bertujuan untuk motivasi dan inspirasi yang dilakukan seorang pemimpin terhadap para anggotanya untuk mencapai kinerja yang baik dan sesuai dengan harapan. Kepemipinan transformasial lebih menekankan untuk mendorong inovasi, membangun hubungan yang kuat antar individu serta pembentukan lingkungan dan budaya yang positif di dalam organisasi. Kepemimpinan transformasional dapat membawa perubahan yang signifikan dalam budaya dalam organisasi seperti memberikan dorongan dalam berorganisasi dengan memberikan motivasi kepada para anggota dan andanya lingkungan yang positif dalam organisasi.Kepemimpinan tranformasional lebih berpacu pada reaktualisasi bagi para anggota secara keseluruhan dan tidak menggunakan intruksi top down yaitu dengan mengutamakan pendekatan bekerja pada hal- hal yang besar dan umum di atas hal kecil dan spesifik.

3. Kepemimpinan Instruksional

Konsep ini mengacu pada peran seorang pemimpin sebagai pebimbing dalam meningkatkan kualitas dalam proses kerja untuk mencapai tujuan dari organisasi. Konsep kepemimpinan instruksional tidak hanya berfokus pada administrasi, namun juga mendukung pengembangan kompetensi antar anggota,evaluasi system organisasi serta penerapan praktik kerja yang berdampak pada organisasi. Konsep ini memiliki pengaruh yang signifikan daripada konsep lainnya. Konsep ini juga menggambarkan kemampuan seorang pemimpin dalam memberikan arahan dan tata cara dalam bekerja kepada anggota seperti mebimbing anggota, memberikan arahan yang jelas, Menyusun tugas dan tanggung jawab yang tepat serta memastikan bahea setiap pelaksanaan dalam organisasi berjalan dengan lancar.

   Teks di atas menunjukkan bahwa ada beberapa jenis konsep kepemimpinan yang bisa di terapkan di organisasi. Di era kontemporer perubahan terjadi secara cepat seperti teknologi, globalisasi dan kemajuan fungsi kepemimpinan dalam organisasi menjadi lebih strategis dan dinamis. Kepemimpinan tidak hanya berfokus pada pengawasan dan pengarahan, namun juga berfokus pada inovasi, pemberdayaan, serta menciptakan lingkungan yang kondusif dan positif.Seorang pemimpin di tuntut untuk memiliki wawasan pengetahuan, kecerdasan emosional, kemampuan dalam berpikir kritis,memberikan motivasi serta keterbukaan terhadap perubahan. Keseimbangan antara tujuan dan tanggung jawab dalam organisasi dalam menjaga kestabilan organisasi dan membangun kolaborasi juga merupakan peran yang sangat penting bagi pemimpin. Dengan demikian kepemimpinan menjadi kunci utama dalam menciptakan organisasi yang kuat, berkelanjutan serta terbuka dengan perubahan. 

Daftar Pustaka

Suharti, S., Fajri, R., & Suharyat, Y. (2024). ANALISIS FUNGSI KEPEMIMPINAN DALAM ERA ORGANISASI MODERN. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 5(1), 22–36. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i1.1838. n.d

Darmansah, Tengku, Qatrunnada, Jainatin Halomoan Harahap, and Liwa Ul Hamdi Silalahi.( 2024). “Peran Kepemimpinan dalam Keberhasilan Manajemen Sumber Daya Manusia.” Jurnal Komprehenshif 2 (2): 489–494.

Jahidi, Idi, and Moch. Hafid.( 2017). “Transformasional Leadership dan Servant Leadership: Tantangan Kepemimpinan dalam Menghadapi Era Global.” CosmoGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan 3 (2): 219–230. https://doi.org/10.24425/cosmogov.v3i2.14730.

Permana, Indra, Ilmi Gunardi, Bayu Tri Pratomo, Muhamad Zaenal Arifin, and Imam Kurnianto. (2023). “Manajemen Kepemimpinan Era Digital: Konsep, Gaya dan Pengembangan Kepemimpinan pada Generasi Milenial dan Z.” BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu 2 (3): 673–680. https://journal.mediapublikasi.id/index.php/bullet.

.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Plan

Manajemen Investasi Teknologi Informasi

MANAGEMENT INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI            Oleh: AlFattah Candra S.R - Prodi MAZAWA   1. Management Investasi IT A. Konsep Manageme...